KPU Resmi Tetapkan Haris-Sani Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi Terpilih

Esamesta.com, Jambi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan pasangan Al Haris dan Abdullah Sani (Haris-Sani) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi terpilih pada pemilihan kepada daerah (Pilkada) serentak 2024.

Rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi terpilih pada pemilihan serentak tahun 2024 berlangsung di Ratu Convention Center (RCC), Kamis (09/01/2025).

Penetapan pasangan calon Gubernur terpilih ini ini dihadiri langsung Al Haris dan Abdullah Sani (Haris-Sani) yang pada Pilkada lalu merupakan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2.

Baca Juga :  Al Haris Pernah Terima Penghargaan Baznas Award, Gubernur Pendukung Gerakan Zakat Indonesia

Penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi terpilih pada pemilihan serentak tahun 2024 ini bacakan langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jambi, Iron Sahroni.

Resmi Ditetapkan KPU, Al Haris: Tidak Ada Lagi Timses yang Ada Tim Pembangunan Jambi

“Menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi nomor urut 2 Dr H Al Haris S Sos MH dan Drs H Abdullah Sani M Pdi dengan perolehan suara 1.092.823 atau 61,01 persen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi terpilih priode 2024-2029 pada Pilkada serentak 2024,” kata Iron Sahroni.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Ponpes Kumpeh Daaru At-Tauhid

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi telah merampungkan pleno rekapitulasi suara pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi, Minggu 8 Desember 2024 lalu.

Hasil rekapitulasi menunjukkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2, Al Haris-Abdullah Sani, unggul telak atas pasangan nomor urut 1, Romi Hariyanto-Sudirman.

Baca Juga :  Wagub Sani Pastikan Stok dan Harga Pangan Jambi Aman Jelang Puasa dan Lebaran

Pasangan Al Haris-Abdullah Sani memperoleh 1.092.823 suara, sementara pasangan Romi Hariyanto-Sudirman mendapatkan 698.265 suara. Dengan jumlah total 1.967.070 pengguna hak pilih, suara sah mencapai 1.791.088 dan suara tidak sah sebanyak 175.982 suara.(*)