Esamesta.com, Jambi – Komisi I DPRD Provinsi Jambi melakukan konsultasi ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Jakarta, Selasa (10/2/2026), guna membahas langkah strategis penguatan perpustakaan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke tingkat desa.
Konsultasi tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi, H. Hapis Hasbiallah, didampingi anggota Komisi I lainnya, yakni Zulkifli Linus, Bima Audia Pratama, Muhammad Chandra Muzaffar Alghiffari, Ibnu Sina, Raden Fauzi, Rucita Arfinisa, Agung Yani, Izhar Majid, serta Pinto Jayanegara.
Konsultasi ke KKP, DPRD Jambi Dorong Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Kuala TungkalJangan Salahgunakan Kebijakan WFH! Bima Audia Pratama Minta ASN Diawasi KetatTurun Langsung ke ATM Bank Jambi, Ivan Wirata Pastikan Saldonya Kembali Penuh.
Dalam pertemuan itu, Komisi I membahas berbagai tantangan pengembangan perpustakaan di daerah, mulai dari keterbatasan infrastruktur, minimnya dukungan anggaran, hingga pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai krusial agar layanan perpustakaan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi mampu menjangkau masyarakat pedesaan.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi, H. Hapis Hasbiallah, menegaskan bahwa perpustakaan harus diposisikan sebagai sarana strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat.
”Kita juga membahas pemanfaatan perpustakaan sebagai sarana pendukung pendidikan masyarakat, terutama bagi pelajar dan generasi muda di pedesaan. Sehingga perpustakaan tidak hanya menjadi bangunan, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh warga,” ujar Hapis Hasbiallah.
Komisi I DPRD Provinsi Jambi berharap hasil konsultasi dengan Perpusnas RI ini dapat menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan serta program yang lebih berpihak pada penguatan perpustakaan daerah. Dengan demikian, perpustakaan di Jambi dapat berperan lebih maksimal dalam mendukung peningkatan pendidikan dan literasi masyarakat secara merata. (*)







