Hafiz Fattah Imbau Nasabah Bank Jambi Tak Panik, DPRD Kawal Pengembalian Dana Transaksi Anomali

Esamesta.com, Jambi – Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mengimbau masyarakat Jambi, khususnya para nasabah Bank Jambi, untuk tetap tenang menyusul terjadinya transaksi anomali yang sempat menimbulkan keresahan beberapa waktu lalu. Peta

Hafiz Fattah menegaskan, sejak insiden tersebut mencuat, DPRD Provinsi Jambi langsung bergerak cepat dengan menjalin komunikasi intensif bersama jajaran direksi dan komisaris Bank Jambi guna memastikan persoalan segera ditangani secara tuntas.

Baca Juga :  Bukan Saniatul : Golkar Usung Al Haris-Sani di Pilgub Jambi 2024

“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik, karena Direksi dan komisaris sudah menyampaikan komitmennya bahwa dalam 10 hari kerja semua transaksi yang anomali ini akan dikembalikan ke rekening masing-masing,” ujar Hafiz Fattah kepada vojnews.id, Kamis (26/2/2026). Berita Lokal

Ia memastikan DPRD tidak tinggal diam. Lembaga legislatif, kata Hafiz Fattah, mendesak manajemen bank agar memberikan kepastian serta mempercepat proses pengembalian dana kepada para nasabah yang terdampak.

Baca Juga :  Pelaku Perampokan dan Pembunuhan IRT di Talang Bakung Ditangkap Polisi

“Kami DPRD mendesak kepastian dan percepatan pengembalian beberapa rekening yang terdampak transaksi anomali tersebut,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima DPRD, terdapat sekitar 10 orang yang terdampak transaksi anomali dengan nominal kerugian yang bervariasi. Meski jumlahnya tidak besar, Hafiz menilai persoalan ini tetap harus ditangani secara serius demi menjaga kepercayaan publik terhadap perbankan daerah. Pembayaran Seluler & Dompet Digital

Baca Juga :  Safari Ramadhan di Kerinci, Gubernur Al Haris : Ada 24,80% Anak-Anak di Jambi Fatherless

Untuk mendalami akar persoalan, DPRD telah menjadwalkan pemanggilan pihak-pihak terkait pada Senin mendatang. Rapat tersebut akan difokuskan pada penelusuran penyebab terjadinya transaksi anomali sekaligus memastikan langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami hari Senin sudah menjadwalkan untuk memanggil pihak-pihak terkait, nanti akan kita dalami seperti apa permasalahannya,” kata Hafiz Fattah. (*)