Esamesta.com, Kesehatan – Setelah mengalami serangan jantung, banyak orang yang bertanya-tanya apakah mereka masih bisa berolahraga atau tidak. Ini adalah pertanyaan yang sangat wajar, karena olahraga memang penting untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan. Namun, setelah serangan jantung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar aktivitas fisik tetap aman.
Penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum kembali beraktivitas normal, termasuk dalam berolahraga. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa olahraga yang dilakukan tidak membahayakan kesehatan. Dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA, seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari RSUP Surakarta, memberikan penjelasan terkait hal ini.
Tips untuk Pegiat Olahraga yang Pernah Mengalami Serangan Jantung
Jika seseorang pernah mengalami serangan jantung, maka ia akan rutin berobat ke dokter jantung. Pengobatan rutin ini biasanya dilakukan setiap bulan atau sesuai rekomendasi dokter, mungkin dua atau tiga bulan sekali dengan pendampingan minum obat.
Jika seseorang memiliki tekanan darah tinggi, maka obat tekanan darah tingginya harus diminum. Jika tidak diminum dan tetap berolahraga, justru akan meningkatkan tekanan darah tersebut. Begitu pula jika seseorang memiliki penyakit gula, maka obat gula harus diminum. Jika tidak diminum, kadar gula dalam darah bisa menjadi tidak stabil, terutama saat berolahraga. (del)







