Esamesta.com, Liga Inggris – Arsenal gagal meraih kemenangan dalam pertandingan melawan Wolverhampton Wanderers di pekan ke-27 Liga Inggris 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Molineux pada Kamis dini hari, 19 Februari 2026, berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil ini mengecewakan bagi The Gunners setelah sempat unggul dua gol sebelum tuan rumah menyamakan kedudukan lewat gol dramatis di masa injury time.
Bukayo Saka dan Piero Hincapie menjadi pencetak gol bagi Arsenal. Namun, Wolves bangkit melalui gol Hugo Bueno dan gol bunuh diri Riccardo Calafiori yang memastikan skor akhir 2-2. Meskipun hasil imbang ini tidak mengubah posisi Arsenal di puncak klasemen dengan 58 poin, jarak dengan Manchester City di posisi kedua kini hanya lima poin, dengan City masih menyimpan satu laga tunda. Sementara itu, Wolves tetap terpuruk di dasar klasemen dengan koleksi 10 poin.
Permainan Awal yang Dominan
Arsenal langsung tampil dominan sejak awal pertandingan. Tim tamu membuka keunggulan cepat pada menit kelima lewat sundulan Saka yang memanfaatkan umpan lambung Declan Rice. Kiper Wolves, Jose Sa, tak mampu mengantisipasi bola yang mengarah ke sudut gawang. Tekanan Arsenal berlanjut setelah gol tersebut. Peluang Rice pada menit kedelapan masih melebar, sementara dua kesempatan beruntun dari Noni Madueke dan Gabriel Martinelli pada menit ke-17 berhasil digagalkan Jose Sa. Hingga babak pertama berakhir, Arsenal mempertahankan keunggulan 1-0.
Gol Kedua dan Respons Wolves
Memasuki babak kedua, Arsenal menggandakan keunggulan pada menit ke-56. Hincapie lolos dari jebakan offside saat menerima umpan terobosan Gabriel Magalhaes sebelum melepaskan sepakan keras yang tak mampu dibendung Jose Sa. Gol sempat dianulir karena offside, tetapi VAR kemudian mengesahkannya. Wolves merespons cepat. Lima menit berselang, Hugo Bueno memperkecil ketertinggalan lewat aksi individu dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok kiri gawang David Raya. Skor berubah menjadi 2-1.
Kehilangan Pemain dan Kekalahan Akhir
Petaka bagi Arsenal berlanjut ketika Saka harus ditarik keluar pada menit ke-72 akibat cedera dan digantikan Leandro Trossard. Kehilangan pemain kunci tersebut membuat intensitas serangan Arsenal menurun, sementara Wolves semakin percaya diri menekan. Gol penyama kedudukan akhirnya datang pada menit ke-95. Miskomunikasi di lini belakang Arsenal terjadi saat Raya bertabrakan dengan Gabriel dalam upaya mengamankan bola. Bola liar disambar Tom Edozie, dan Calafiori yang berusaha menghalau justru membuat bola masuk ke gawang sendiri.
Reaksi Pelatih dan Evaluasi Performa
Hasil imbang membuat pelatih Arsenal Mikel Arteta kecewa. Dalam konferensi pers usai pertandingan, ia menilai timnya harus bertanggung jawab atas hilangnya kemenangan. “Sangat kecewa, tentu saja, dengan hasilnya dan cara pertandingan berakhir. Kami harus menyalahkan diri sendiri,” kata Arteta. Ia menilai performa Arsenal di babak kedua tidak memenuhi standar yang dibutuhkan untuk meraih kemenangan di liga.
Menurut Arteta, Arsenal seharusnya mampu mengamankan selisih gol lebih besar mengingat dominasi di babak pertama. Ia menyebut hasil ini sebagai momen kekecewaan yang harus segera dilupakan. “Semua ingin berbicara tentang perasaan kami, tetapi ini bukan waktunya. Apa pun yang kita lakukan harus bertujuan membantu tim. Saat ini kami harus menelan frustrasi itu,” ujarnya. Arteta menilai bahwa tim harus segera bangkit karena akan menghadapi pertandingan besar pada akhir pekan.
Mengenai performa babak kedua, Arteta menilai Arsenal gagal mengendalikan jalannya pertandingan meski sempat unggul dua gol. Ia juga memberikan kredit kepada Wolves yang terus menekan hingga akhir laga. “Meski kami mencetak gol kedua, kami tidak pernah mendapatkan kendali dan dominasi permainan. Itu kenyataannya. Ini juga pujian untuk Wolves, tetapi kami memainkan peran besar dalam situasi tersebut,” kata Arteta. (sam)








Komentar