Esamesta.com – Kemangi, yang sering dianggap sebagai pelengkap hidangan khas Sunda, ternyata memiliki peran lebih dari sekadar bahan tambahan. Dengan aroma khas dan rasa segar, daun kecil ini tidak hanya menambah kesegaran pada hidangan, tetapi juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang jarang diketahui banyak orang.
Jenis-Jenis Kemangi yang Umum Digunakan
Terdapat beberapa varietas kemangi yang umum digunakan baik dalam masakan maupun untuk keperluan herbal. Beberapa di antaranya adalah:
- Sweet basil (kemangi manis): Paling populer dalam masakan Italia, dengan aroma khas dan rasa manis mirip licorice serta cengkeh.
- Greek atau bush basil (kemangi Yunani/semak): Aromanya kuat tapi rasanya ringan, cocok sebagai pengganti sweet basil.
- Thai basil (kemangi Thailand): Memiliki aroma dan rasa manis yang khas, sering digunakan dalam masakan Asia Tenggara.
- Cinnamon basil (kemangi kayu manis): Aromanya mirip kayu manis, cocok disajikan dengan kacang atau sayuran tumis pedas.
- Lettuce basil (kemangi selada): Daunnya besar dan lembut, ideal untuk salad atau dicampur tomat dan minyak zaitun.
- Holy basil atau tulsi: Sering digunakan untuk suplemen dan teh herbal karena manfaat kesehatannya.
Senyawa Aktif dalam Kemangi
Kemangi mengandung berbagai senyawa aktif seperti vitamin A, kalsium, beta karoten, vitamin K, lutein, zeaxanthin, beta cryptoxanthin, vitamin B, zat besi, dan berbagai mineral lain hingga senyawa antioksidan. Zat-zat ini memberikan manfaat bagi tubuh, antara lain:
-
Menjaga Kesehatan Pencernaan
Minyak atsiri dalam kemangi membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi gejala perut kembung, mual, atau asam lambung berlebih. Konsumsi rutin dapat menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran cerna dan menurunkan risiko infeksi pencernaan. -
Mengurangi Stres dan Menenangkan Pikiran
Senyawa adaptogen dalam kemangi membantu menurunkan kadar hormon kortisol, hormon pemicu stres, serta memberikan efek menenangkan alami. -
Membantu Menjaga Tekanan Darah dan Kesehatan Jantung
Magnesium dan antioksidan dalam kemangi mendukung kelenturan pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Konsumsi kemangi dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dan melindungi jantung dari risiko penyakit kardiovaskular. -
Menurunkan Risiko Diabetes
Ekstrak daun kemangi berpotensi menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan fungsi metabolisme. Fitokimia dalamnya membantu tubuh mengatur penggunaan glukosa, sehingga mengurangi risiko resistensi insulin. -
Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Antioksidan seperti orientin dan vicenin dalam kemangi melindungi sel dari kerusakan akibat paparan polusi, stres, atau infeksi.
Cara Menikmati Kemangi
Menikmati kemangi tidak membutuhkan cara yang rumit. Kamu bisa:
- Menyantapnya segar sebagai lalapan pendamping nasi.
- Menambahkan aroma dan rasa segar pada salad.
- Mencampurnya dalam berbagai masakan seperti tumisan, sup, dan pasta.
- Menyeduhnya menjadi teh herbal hangat yang menenangkan.
Dengan cara sederhana ini, daun kecil yang harum ini bisa menjadi teman sehari-hari yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan pikiran. (dwi)







