Esamesta.com, Bola — Kondisi kiper andalan Timnas Indonesia, Emil Audero, masih belum sepenuhnya pulih dari cedera yang dialaminya saat membela klub Serie A Italia, Cremonese. Saat ini, penjaga gawang berusia 28 tahun itu masih dalam tahap pemantauan fisioterapis timnas serta terus menjalani program penyembuhan dari klub.
Emil mengalami cedera saat melakukan pemanasan menjelang pertandingan Cremonese melawan Como di Liga Italia 2025/2026 pada Sabtu (27/9/2025).
Cedera itu membuat dirinya tidak bisa tampil pada laga tersebut dan harus fokus pada proses pemulihan.
Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menegaskan komunikasi dengan pihak klub Emil terus dilakukan terkait perkembangan kondisi sang kiper.
Ia menyebutkan saat ini Emil masih dipantau oleh tim medis serta fisioterapis agar bisa segera kembali ke lapangan.
“Sampai saat ini Emil masih dipantau dari tim kami dengan bicara antarfisioterapi, masih proses penyembuhan,” kata Sumardji dikutip dari Antara, Jumat (3/10/2025).
“Kemarin ada cedera ringan dan sekarang ini masih terus dilakukan upaya-upaya penyembuhan dari klub, tetapi komunikasi terus dengan kami.”
Hal ini juga menjadi alasan kenapa pelatih Patrick Kluivert memutuskan untuk memanggil satu kiper tambahan dalam skuad Garuda.
Nama Nadeo Argawinata resmi dipanggil sebagai tambahan kiper Timnas Indonesia untuk babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dengan masuknya Nadeo, kini total skuad Garuda yang dipersiapkan Kluivert berjumlah 29 pemain.
Emil sendiri menjadi sosok penting di bawah mistar Timnas Indonesia sejak resmi berganti federasi dari Italia ke Indonesia.
Catatan impresifnya di Serie A musim ini bersama Cremonese semakin menegaskan betapa berpengaruhnya kehadiran Emil di skuad Garuda.
Dalam empat pertandingan yang sudah dijalani Cremonese di Serie A 2025/2026, Emil hanya kebobolan tiga gol.
Lebih impresif lagi, ia berhasil mencatatkan dua kali nirbobol alias clean sheet yang membuat dirinya masuk daftar kiper dengan performa stabil di Italia.
Performa tersebut membuat publik Indonesia sangat menantikan kehadirannya di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, kondisi cedera yang menimpanya menjadi perhatian serius bagi tim pelatih dan ofisial Garuda.
Timnas Indonesia sendiri akan menghadapi tantangan berat pada babak keempat kualifikasi ini. Garuda harus bersaing di Grup B bersama tuan rumah Arab Saudi serta Irak yang juga memiliki sejarah kuat di kancah Asia.
Pada pertandingan pertama, Indonesia dijadwalkan melawan Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025) pukul 00.15 WIB di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah.
Tiga hari berselang, skuad Garuda akan kembali turun menghadapi Irak pada Minggu (12/10/2025) pukul 02.30 WIB di stadion yang sama.
Kedua laga ini menjadi sangat krusial bagi Indonesia untuk menjaga asa lolos ke Piala Dunia 2026. Pasalnya, hanya juara grup yang akan mendapat tiket otomatis ke putaran final, sementara posisi runner-up harus melalui playoff antarbenua.
Pelatih Patrick Kluivert menyadari kondisi skuadnya harus benar-benar bugar untuk menghadapi dua tim besar Asia itu.
Karena itu, ia langsung mengambil langkah cepat dengan memanggil tambahan kiper agar posisi penjaga gawang tetap aman.
Indonesia sendiri sebelumnya melakukan uji coba terakhir pada awal bulan lalu di Surabaya. Dari dua laga persahabatan itu, Garuda berhasil menang telak 6-0 atas Taiwan namun ditahan imbang 0-0 oleh Lebanon.
Hasil tersebut setidaknya memberi gambaran kesiapan tim jelang menghadapi Arab Saudi dan Irak. Namun, ketiadaan Emil Audero menjadi tantangan tersendiri karena pengalaman serta kualitasnya di Eropa sulit tergantikan.
Meski begitu, Nadeo Argawinata diharapkan bisa mengisi kekosongan itu bersama kiper lain yang sudah ada di skuad. Kluivert disebut siap melakukan rotasi jika memang kondisi Emil belum memungkinkan untuk diturunkan.
Publik sepak bola Tanah Air tentu berharap Emil bisa segera pulih sebelum laga penting melawan Arab Saudi. Kehadiran sosoknya di bawah mistar gawang bisa memberikan rasa aman sekaligus motivasi lebih bagi rekan-rekannya.
Apalagi Emil sudah menunjukkan loyalitas penuh dengan memilih membela Timnas Indonesia meski sebelumnya sempat menjadi bagian dari sistem sepak bola Italia.
Statusnya sebagai kiper Serie A juga membawa aura positif bagi skuad Garuda.
Namun, tim medis tetap tidak ingin terburu-buru memaksakan Emil turun lapangan. Risiko kambuhnya cedera bisa berakibat fatal dan justru membuat dirinya absen lebih lama, baik untuk klub maupun timnas.
Karena itu, komunikasi intens antara fisioterapis timnas dan tim medis Cremonese akan terus dijalankan. Fokus utama saat ini adalah memastikan Emil benar-benar pulih total sebelum kembali tampil di pertandingan resmi.
Dengan jadwal padat dan lawan berat di depan mata, Timnas Indonesia harus memaksimalkan kekuatan yang ada.
Dukungan suporter juga menjadi faktor penting agar Garuda bisa mencetak sejarah lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Kini, semua mata tertuju pada proses penyembuhan Emil Audero yang sedang berlangsung. Harapan besar ada pada dirinya untuk bisa segera kembali dan menjadi tembok kokoh bagi Timnas Indonesia di kualifikasi. (sam)







