Esamesta.com, Bola – Tim Nasional (Timnas) Indonesia masih memiliki peluang besar untuk melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 meskipun kalah tipis dari Arab Saudi dalam laga perdana Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Hasil ini membuat Timnas Indonesia berada di dasar klasemen sementara Grup B dengan nihil poin, tetapi masih ada beberapa skenario yang bisa membawa mereka lolos.
Skenario Lolos Langsung atau Play-off
Jika Timnas Indonesia mampu menjadi juara grup, maka otomatis mereka akan mendapatkan tiket langsung ke Piala Dunia 2026. Namun, jika hanya menjadi runner-up, maka mereka harus menjalani babak play-off antar konfederasi. Saat ini, Timnas Indonesia masih memiliki kesempatan untuk memenuhi kriteria tersebut.
Pertandingan pertama yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, berakhir dengan skor 2-3 untuk Arab Saudi. Timnas Indonesia unggul lebih dulu lewat gol penalti Kevin Diks pada menit ke-11. Arab Saudi menyamakan kedudukan di menit ke-17 via gol Saleh Abu Alshamat. Di menit ke-36, Feras Albrikan mencetak gol penalti yang membuat Arab Saudi unggul 2-1. Babak kedua diakhiri oleh brace Albrikan yang mengubah skor menjadi 3-1. Di menit ke-88, Kevin Diks berhasil memperkecil ketertinggalan dengan eksekusi penalti.
Jadwal Pertandingan Berikutnya
Timnas Indonesia masih memiliki dua pertandingan di babak ronde keempat. Pertama, mereka akan menghadapi Irak pada Minggu (12/10/2025) pukul 02.30 WIB. Lalu, laga pamungkas Grup B akan menggelar duel antara Arab Saudi vs Irak, pada Rabu (15/10) pukul 01.45 WIB.
Untuk bisa lolos, Timnas Indonesia wajib menang atas Irak. Bahkan, margin kemenangan harus minimal dua gol, seperti 2-0, 3-1, atau 4-2. Selain itu, Timnas Indonesia juga harus berharap Irak mampu mengalahkan Arab Saudi dengan margin satu gol, 1-0, 2-1, atau 3-2.
Jika skenario ini terjadi, semua tim di Grup B akan memiliki tiga poin. Namun, Timnas Indonesia akan menjadi juara grup karena unggul dalam selisih gol. Dengan demikian, mereka akan langsung lolos ke Piala Dunia 2026.
Kondisi Kedisiplinan dan Strategi
Jika Timnas Indonesia hanya menang tipis atas Irak dan Irak juga menang tipis atas Arab Saudi, maka semua tim akan memiliki tiga poin dan selisih gol yang sama. Dalam situasi ini, penentuan kelolosan akan ditentukan melalui poin fairplay.
Poin fairplay dinilai dari jumlah kartu kuning dan merah yang diterima pemain. Kartu kuning bernilai -1 poin, kartu merah tidak langsung/kartu kuning kedua bernilai -3 poin, dan kartu merah langsung bernilai -4 poin. Saat ini, tiga pemain Timnas Indonesia telah menerima kartu kuning, yaitu Ragnar Oratmangoen, Marc Klok, dan Yakob Sayuri. Mereka memiliki poin kedisiplinan -3.
Sementara itu, Arab Saudi hanya menerima satu kartu kuning dan akumulasi kartu kuning yang berujung pada kartu merah. Mereka memiliki poin kedisiplinan -4. Dengan kondisi ini, Timnas Indonesia harus menjaga sikap di laga kedua. Satu kartu kuning saja dapat merugikan mereka.
Strategi yang Harus Diambil
Selain menang, Timnas Indonesia harus bermain bersih. Hal ini sangat penting karena poin fairplay akan menjadi penentu jika semua tim memiliki poin yang sama. Pelatih Patrick Kluivert harus memastikan bahwa pemainnya tidak terpancing emosi dan tetap fokus pada target utama.
Dengan skenario yang tersisa, peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar. Namun, keberhasilan mereka bergantung pada hasil pertandingan berikutnya serta kedisiplinan di lapangan. (sam)







