Esamesta.com, Liga Italia – Setelah keputusan yang dianggap berat, Juventus resmi memecat Igor Tudor dari jabatan pelatihnya. Keputusan ini diambil pada Senin (27/10/2025) malam WIB, setelah performa tim yang tidak konsisten sepanjang awal musim 2025/2026.
Dari total 11 pertandingan yang telah dijalani, Igor Tudor hanya mampu meraih tiga kemenangan. Tiga kemenangan tersebut terjadi dalam tiga laga pertama Juventus di Liga Italia, yakni melawan Parma (2-0), Genoa (0-1), dan Inter Milan (4-3). Namun, setelah itu, performa Juventus mulai menurun drastis. Dalam delapan laga berikutnya, mereka tidak pernah meraih kemenangan, baik di Liga Italia maupun Liga Champions.
Di Liga Italia, Juventus gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhirnya. Mereka hanya bisa meraih tiga hasil imbang dan dua kekalahan, termasuk kekalahan beruntun melawan Como dan Lazio. Akibatnya, Juventus kini menempati posisi kedelapan dengan 12 poin. Sementara di Liga Champions, Juventus hanya mampu meraih dua poin dari tiga laga, dengan hasil dua kali imbang dan satu kali kalah tanpa pernah menang.
Kondisi ini membuat peluang Juventus untuk lolos otomatis ke babak 16 besar Liga Champions semakin sulit. Karena itulah, pihak klub memutuskan untuk memecat Igor Tudor.
Penunjukan Caretaker dan Pencarian Pelatih Baru
Setelah pemecatan Igor Tudor, Juventus sementara waktu menunjuk Massimo Brambila sebagai caretaker. Brambila akan bertanggung jawab penuh saat Juventus menghadapi Udinese di pekan 9 Liga Italia, yang rencananya akan digelar pada Kamis (30/10/2025) mendatang.
Selain itu, Juventus juga sedang menjajaki kemungkinan untuk mendatangkan pelatih baru. Dari sekian banyak nama yang tersedia, salah satu yang paling diminati adalah Luciano Spalletti. Mantan pelatih Napoli dan Timnas Italia ini menjadi target utama Juventus dalam pencarian pelatih baru.

Pembicaraan Serius dengan Luciano Spalletti
Menurut laporan Football Italia, Juventus telah langsung mengadakan pembicaraan serius dengan perwakilan Luciano Spalletti terkait kemungkinan kerjasama. “Juventus bergerak agresif dalam mencari pelatih baru setelah pemecatan Igor Tudor, dengan Luciano Spalletti ditetapkan sebagai target utama mereka,” tulis laporan tersebut.
Ketertarikan Juventus terhadap Spalletti juga dikonfirmasi oleh jurnalis ternama Italia, Gianluca Di Marzio. Ia melaporkan bahwa para petinggi Juventus tengah mengadakan pembicaraan intensif dengan mantan pelatih Italia dan Napoli tersebut dalam beberapa jam terakhir.
Diskusi antara kedua belah pihak bergerak menuju tahap krusial, di mana pertemuan penting akan dijadwalkan hari ini, Selasa (28/10/2025). Juventus dikabarkan sedang berpacu dengan waktu agar bisa mengumumkan sosok pelatih barunya selambat-lambatnya hari Sabtu mendatang.
Spalletti Sebagai Solusi untuk Krisis Bianconeri
Penunjukkan Spalletti dianggap sebagai langkah tepat oleh Juventus untuk segera turun tangan dan mengatasi krisis yang sedang dialami oleh Bianconeri. Menurut laporan yang sama, Spalletti sendiri tertarik mengerjakan proyek Juventus dan bersedia menandatangani kontrak setidaknya sampai musim panas 2026, dengan opsi perpanjangan jika ia membawa Bianconeri lolos ke Liga Champions musim depan.
Spalletti saat ini tengah menganggur setelah karier kepelatihan terakhirnya sebagai pelatih Timnas Italia berakhir pada 10 Juni 2025 lalu. Ia dikenal memiliki pengalaman luas dalam sepak bola Italia, termasuk pernah menangani tim-tim seperti Empoli, Sampdoria, Venezia, Udinese, AS Roma, Inter Milan, dan Napoli.
Salah satu kesuksesan terbesarnya adalah ketika membawa Napoli menjadi juara Liga Italia pada musim 2022/2023. Kini, keberadaan Spalletti diharapkan dapat mengangkat kembali derajat dan performa Juventus yang sedang oleng awal musim 2025/2026. (sam)







