Esamesta.com, Liga Italia – Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memberikan penjelasan mengenai keputusan menarik Rafael Leao dan Santiago Gimenez saat timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Atalanta. Hasil ini menjadi kekecewaan tersendiri bagi Rossoneri yang berharap meraih kemenangan untuk mendekati posisi teratas klasemen setelah sebelumnya kehilangan poin saat bermain imbang 2-2 melawan Pisa di kandang sendiri.
Pertandingan dimulai dengan gol cepat dari tim tamu, ketika pada menit ke-4, tendangan Samuele Ricci yang terdefleksi berhasil mengecoh kiper Marco Carnesecchi dan membawa Milan unggul lebih dulu. Namun, La Dea berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi cemerlang Ademola Lookman sepuluh menit sebelum babak pertama berakhir. Tendangan keras striker berusia 28 tahun itu tidak mampu dihentikan oleh Mike Maignan, dan skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Dalam konferensi pers setelah laga, Allegri menjelaskan alasan di balik penggantian dua penyerangnya di babak kedua meskipun skor masih imbang. Ia mengungkapkan, “Leao mengalami sedikit masalah pada pinggulnya, kondisinya kurang baik di akhir babak pertama, jadi tim membutuhkan pemain yang (lebih) segar dan Rafa kesulitan berlari, jadi saya memutuskan untuk menariknya keluar,” kata Allegri kepada DAZN Italia.
Allegri juga menambahkan bahwa Gimenez baru saja pulih dari cedera. “Seharusnya Leao juga tidak terlalu serius, dan semoga (Pervis) Estupinan bisa kembali melawan Roma. Saya harap setelah jeda internasional, semua pemain akan kembali fit, tetapi sampai saat itu tiba, kami harus bekerja keras,” tuturnya.
Performa Pemain Pengganti
Leao digantikan oleh Christopher Nkunku di awal babak kedua, sementara Gimenez terpaksa meninggalkan lapangan karena cedera satu jam setelah pertandingan, dengan Allegri memasukkan Ruben Loftus-Cheek yang baru pulih dari cedera. “Nkunku bermain sangat baik sebagai penyerang tengah dan Atalanta (sedikit) menurun, sementara Loftus-Cheek bermain selama 20 menit yang luar biasa, tetapi justru di momen-momen positif itulah kami perlu mencetak gol,” lanjut sang manajer.
Allegri menyadari bahwa timnya kini memiliki pilihan terbatas setelah badai cedera melanda, termasuk Christian Pulisic, Adrien Rabiot, Pervis Estupinan, dan Ardon Jashari yang masih harus menepi. Namun, Loftus-Cheek sudah kembali beraksi dari bangku cadangan. “Kami memang kehilangan beberapa pemain (di pertandingan melawan Atalanta), tetapi tim bereaksi dengan baik,” tambah Allegri.
Penyebab Kegagalan dalam Pertandingan
Ia juga mengakui bahwa tim harus memperbaiki performa di sepertiga akhir lapangan. “Kami terpaksa bertahan di babak pertama setelah gol tersebut karena kami melakukan banyak kesalahan teknis. Sementara kami bermain lebih baik setelah jeda, menciptakan peluang dan membuat pilihan yang salah di sepertiga akhir. Di situlah kami harus meningkatkan diri, tim perlu lebih percaya diri dengan apa yang mereka lakukan,” jelasnya.
Allegri menegaskan bahwa Atalanta tidak bisa mempertahankan tekanan tinggi sepanjang pertandingan. “Kami tahu mereka akan kehabisan tenaga, tetapi pada saat-saat itu kami perlu meningkatkan penyelesaian akhir di sepertiga akhir. Gol yang kami terima (sebenarnya) juga bisa dihindari melalui umpan terobosan,” ungkapnya. “Namun, tim harus bangga dengan penampilan mereka dan bersiap untuk pertandingan berikutnya melawan AS Roma,” tutup pelatih yang dijuluki Mad Max ini. (sam)







