Esamesta.com, MLS – Kapten sekaligus pemain Inter Miami, Lionel Messi, mengecam aturan transfer yang ada di Major League Soccer (MLS) dan meminta perubahan agar sepak bola Amerika Serikat bisa lebih kompetitif. Ia menilai aturan kaku yang berlaku saat ini menghambat pertumbuhan kompetisi tersebut.
Salah satu aturan yang menjadi sorotan adalah sistem Designated Player (DP). Sistem ini memungkinkan klub untuk merekrut pemain bintang dengan gaji yang tidak sepenuhnya masuk dalam batas gaji klub. Dengan DP, klub dapat memiliki pemain kelas dunia tanpa terkendala oleh aturan batas gaji biasa.
Namun, setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan hingga tiga pemain DP dalam satu musim. Aturan ini dinilai oleh Messi sebagai pembatas kemampuan klub untuk merekrut pemain-pemain penting secara global. Ia menilai hal ini membuat kompetisi di Amerika Serikat kurang kompetitif dibandingkan liga-liga besar di Eropa.
Dalam wawancara dengan NBC Nightly News, Messi menyampaikan bahwa semua tim seharusnya memiliki kesempatan untuk mendatangkan pemain tanpa batasan. Ia berharap kebebasan ini akan membawa banyak pemain penting ke Amerika Serikat dan meningkatkan standar sepak bola di sana.
“Setiap tim seharusnya memiliki kesempatan untuk mendatangkan pemain dan merekrut siapa pun yang diinginkan oleh masing-masing tim tanpa batasan atau aturan yang menghalangi mereka untuk mendatangkan pemain tersebut,” ujarnya.
Messi juga menegaskan bahwa ia percaya jika klub diberi kebebasan, banyak pemain penting lainnya akan datang dan membantu pertumbuhan sepak bola di Amerika Serikat. Ia mengatakan bahwa semua pengalaman dan usaha yang ia lakukan selama karier ini adalah impian seumur hidupnya.
Harapan dari Messi tersebut dinilai positif bagi perkembangan MLS. Namun, pihak MLS harus menghadapi kenyataan bahwa kondisi finansial klub-klub peserta berbeda-beda. Beberapa klub mungkin tidak mampu menyaingi klub besar dalam merekrut pemain bintang.
Sistem DP sendiri pertama kali diperkenalkan ketika David Beckham, yang kini menjadi pemilik Inter Miami, bergabung dengan LA Galaxy. Saat itu, MLS sadar bahwa mereka perlu menyesuaikan aturan agar bisa menarik pemain kelas dunia.
Keberadaan Messi di MLS sejak musim panas 2023 telah meningkatkan pamor kompetisi ini. Kehadirannya membuat MLS bersaing dengan liga-liga besar di dunia. Sejak Messi berkarier di Amerika Serikat, banyak pemain terkenal dari Eropa seperti Marco Reus, Olivier Giroud, Thomas Mueller, hingga Son Heung-min ikut mengikuti jejaknya.
Pengaruh Messi pada Sepak Bola Amerika Serikat
Kehadiran Messi di Inter Miami telah membawa dampak besar pada sepak bola Amerika Serikat. Selain meningkatkan daya tarik kompetisi, ia juga memberikan motivasi bagi pemain lokal dan internasional untuk berkembang di liga ini.
Meski aturan transfer masih menjadi tantangan, kehadiran Messi dan pemain-pemain kelas dunia lainnya menunjukkan potensi besar MLS. Jika aturan transfer dapat disesuaikan, kompetisi ini bisa menjadi salah satu liga terbaik di dunia.
Tantangan terbesar tetaplah keseimbangan antara kebebasan klub dalam merekrut pemain dan keadilan dalam kompetisi. Namun, dengan visi dan dukungan seperti yang disampaikan Messi, MLS memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh lagi. (sam)







