Esamesta.com, Liga Inggris – Arsenal kembali menunjukkan dominasi mereka sebagai salah satu kandidat terkuat dalam perburuan gelar Liga Inggris musim 2025/2026. Kemenangan 2-0 atas Burnley di Stadion Turf Moor, Sabtu malam WIB, memperkuat posisi The Gunners di puncak klasemen sementara dengan 25 poin dari 10 laga.
Dua gol yang dicetak oleh Viktor Gyökeres pada menit ke-14 dan Declan Rice di menit ke-35 menjadi penentu kemenangan Arsenal. Hasil ini memperlebar jarak antara Arsenal dan Bournemouth, yang berada di posisi kedua, menjadi tujuh poin.
Sementara itu, Burnley masih kesulitan untuk keluar dari tekanan. Mereka tertahan di peringkat ke-17 dengan hanya 10 poin. Tim asuhan Vincent Kompany ini kini hanya terpaut empat angka dari zona degradasi, sehingga menghadapi tekanan besar untuk segera bangkit.
Performa Dominan Arsenal
Arsenal tampil percaya diri sejak menit awal pertandingan. Skema bola mati yang rapi membuka keunggulan mereka saat Declan Rice mengirim umpan sudut yang disundul oleh Gabriel Magalhães, dan kemudian dituntaskan oleh Gyökeres dari jarak dekat.
Keunggulan Arsenal semakin solid pada menit ke-35 melalui serangan balik cepat. Leandro Trossard mengirimkan umpan silang ke area penalti, dan Declan Rice menuntaskannya dengan sundulan tajam yang membuat kiper Martin Dubravka tak berdaya.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-0 bagi Arsenal yang menunjukkan efisiensi tinggi. Burnley nyaris tidak mampu mengembangkan permainan akibat dominasi lini tengah tim tamu.
Tekanan Berlanjut di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Burnley mencoba menekan dan tampil lebih berani. Namun, mereka kesulitan menembus rapatnya pertahanan Arsenal yang dikomandoi William Saliba dan Gabriel Magalhães.
Selama satu jam pertandingan berjalan, Burnley bahkan belum mampu mencatat satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang David Raya. Arsenal terlihat nyaman menjaga ritme permainan dengan penguasaan bola di atas 60 persen.
Peluang terbaik Burnley baru muncul di menit ke-75 melalui sundulan Florentino Luis, namun bola hanya melambung tipis di atas mistar. Upaya itu menjadi satu dari sedikit ancaman nyata yang mereka hasilkan sepanjang laga.
Arsenal tetap tenang meski mendapat tekanan sesekali dari tuan rumah. Ethan Nwaneri yang masuk sebagai pemain pengganti sempat mengancam lewat aksi individu, tetapi tembakannya masih melebar dari sasaran.
Menjelang akhir laga, Burnley memperoleh tendangan bebas di depan kotak penalti Arsenal. Marcus Edwards mengeksekusi dengan keras, namun Raya bereaksi cepat menepis bola dan memastikan keunggulan Arsenal tetap terjaga.
Keberhasilan Arsenal dan Tantangan untuk Burnley
Peluit panjang dibunyikan dengan skor akhir 2-0 untuk Arsenal. Hasil ini mempertegas kestabilan performa anak-asuh Mikel Arteta yang kini mencatat tujuh clean sheet dalam 10 pertandingan terakhir di semua ajang.
Kemenangan ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga menunjukkan kedalaman skuad Arsenal yang kian matang di bawah Arteta. Mereka tampil disiplin, efisien, dan tak mudah panik dalam tekanan.
Burnley di sisi lain perlu segera berbenah. Dengan jadwal berat menanti, mereka butuh konsistensi dan peningkatan efektivitas serangan agar tidak terperosok ke zona merah.
Perspektif ke Depan
Arsenal kini fokus menatap pertandingan berikutnya melawan Brighton di Emirates Stadium. Pertandingan itu diprediksi menjadi momentum penting untuk menjaga keunggulan di puncak klasemen sementara Liga Inggris.
Jika tren positif ini berlanjut, Arsenal berpotensi memperlebar jarak dari para pesaing dan semakin mendekati ambisi mengakhiri puasa gelar Premier League sejak 2004.
Bagi Burnley, laga ini menjadi pengingat keras akan ketatnya persaingan Liga Inggris. Setiap kesalahan kecil bisa berdampak besar pada posisi mereka di tabel klasemen.
Dengan hasil 2-0 atas Burnley, Arsenal makin mantap di puncak klasemen sementara Liga Inggris dan mengirim pesan tegas kepada rival bahwa ambisi juara mereka musim ini bukan sekadar mimpi. (sam)







