Juventus vs Pafos, Spaletti Waspada Serangan Balik Tim Siprus

Esamesta.com, Liga Champions – Luciano Spalletti mengungkapkan bahwa Juventus kini berada dalam situasi yang penuh gejolak. Namun, ia yakin bahwa klub sedang bergerak ke arah yang benar, terutama menjelang pertandingan melawan Pafos di Liga Champions.

Pada akhir pekan lalu, Juventus menderita kekalahan 2-1 dari Napoli di Serie A. Ini menjadi kekalahan pertama mereka sejak Spalletti mengambil alih kepelatihan dari Igor Tudor pada Oktober. Sebelum kekalahan tersebut, Spalletti telah memimpin Juve meraih empat kemenangan dan tiga hasil imbang, termasuk tiga kemenangan berturut-turut sebelum menghadapi Napoli.

Pelatih asal Italia ini mengakui bahwa pilihan taktisnya saat melawan juara bertahan Serie A tidak berhasil. Meskipun begitu, ia berharap tim segera melupakan hasil negatif tersebut.

“Itu merupakan pelajaran yang menyakitkan bagi saya, jadi karena saya seharusnya sudah memperkirakan hal itu tidak akan berhasil, saya membuatnya lebih sulit bagi mereka,” kata Luciano Spalletti.

Baca Juga :  Prediksi Juventus vs AC Milan, Supercoppa Italiana Malam Ini

Di babak kedua, ketika Juve mengubah sistem permainan, Spalletti melihat energi dan keseimbangan tim yang berbeda. Mereka sempat menyamakan kedudukan dan membawa pertandingan kembali ke jalur yang benar, tetapi kemudian kebobolan gol lagi, sehingga situasi menjadi lebih sulit.

Spalletti menegaskan bahwa ia tetap memiliki keyakinan yang sama seperti ketika ia menerima pekerjaan di Juventus. Ia melihat para pemain berkembang dalam latihan.

“Semakin sering saya melihat para pemain ini, semakin saya marah sekaligus rileks. Mereka benar-benar membuat saya seperti berada di rollercoaster,” ujar Spalletti.

Ia juga menyampaikan bahwa ada momen di mana ia melihat beberapa hal dan percaya, namun akhirnya mereka mendapatkan hasil yang baik dan akan mengulanginya lebih sering. Namun, jika gagal, maka mereka harus kembali ke awal.

Baca Juga :  Man City Hancurkan Madrid di Bernabeu, Persaingan Liga Champions Membara

“Namun, saya tidak akan berubah hanya karena hasil. Saya akan terus berusaha memahami dan menjelaskan apa yang akan terjadi di masa mendatang,” tambahnya.

Performa Juventus di Liga Champions

Juventus saat ini berada di posisi ke-22 klasemen Liga Champions dengan enam poin. Mereka hanya memenangkan satu dari lima pertandingan sejauh ini, dengan kemenangan 2-1 atas Bodo/Glimt.

Di kandang sendiri, Juve bermain imbang dalam dua pertandingan mereka (4-4 lawan Borussia Dortmund dan 1-1 lawan Sporting CP). Terakhir kali mereka gagal menang tiga kali berturut-turut di kompetisi tersebut adalah pada April 2018 (S2 K1).

Juventus belum pernah menghadapi Pafos sebelumnya, tetapi mereka telah memenangkan keenam pertandingan Eropa mereka melawan tim Siprus dengan skor agregat 25-3. Juve mencetak sedikitnya empat gol di masing-masing dari empat pertandingan terakhir.

Baca Juga :  Prediksi Pertandingan Manchester City vs Borussia Dortmund

Persiapan Menghadapi Pafos

Pafos berada dua posisi di bawah Juventus dengan poin yang sama. Spalletti waspada terhadap ancaman yang diberikan kepada timnya.

“Pafos adalah tim yang tangguh, mereka memiliki banyak pemain Brasil di dalam skuad yang bisa bermain sepak bola dengan baik. Mereka hanya dipermalukan Bayern Munchen, dan memiliki beberapa lawan tim papan atas di turnamen ini,” kata Spalletti.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap serangan balik Pafos. “Mereka mencoba mengintimidasi kami. Lalu, jika kita mematahkan tekanan pertama, mereka akan bertahan sangat dalam. Kita tidak boleh kehilangan bola-bola mudah, pastikan penjagaan pencegahan sudah siap untuk menghindari situasi berbahaya,” ucap Luciano Spalletti. (sam)