Esamesta.com, Liga Champions – Pertandingan Leg 1 Perempat Final Liga Champions 2025-2026 antara Paris Saint Germain (PSG) dan Liverpool berlangsung di Stadion Parc des Princes. Dalam pertandingan ini, pasukan The Reds Liverpool tampak kesulitan menghadapi dominasi tuan rumah. PSG mampu menguasai sekitar 75% jalannya pertandingan dengan 17 tembakan ke arah gawang, dua di antaranya berhasil memasuki gawang yang dijaga oleh Giorgi Mamardashvili, sehingga membawa kemenangan 2-0 untuk PSG.
PSG menggunakan formasi klasik 4-3-3 dengan lini depan yang ditempati oleh Desire Doue, Ousmane Dembele, dan Khvicha Kvaratskhelia. Di lini belakang, mereka menurunkan Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, dan Nuno Mendes. Sementara itu, Arne Slot dari Liverpool memilih formasi 4-2-3-1 dengan striker utama Hugo Ekitike, didampingi Florian Wirtz, Dominik Szoboszlai, dan Jeremi Frimpong. Di lini belakang, kapten tim Virgil Van Dijk ditemani Milos Kerkez, Ibrahima Konate, dan Joe Gomez.
Jalannya Pertandingan
Meski sering menggunakan formasi 4-2-3-1 dalam beberapa pertandingan penting, formasi ini tidak efektif saat Liverpool bertandang ke markas PSG. Virgil Van Dijk tidak memiliki kesempatan untuk melakukan penetrasi ke jantung pertahanan PSG. Statistik dari laman resmi UEFA Champions League menunjukkan bahwa PSG menguasai 93% operan bola yang akurat, dengan 17 percobaan tendangan ke gawang, 7 di antaranya tepat sasaran, dan 2 gol yang menciptakan kemenangan 2-0 untuk PSG.
Sementara itu, Liverpool hanya mampu menguasai 25% jalannya pertandingan. Arne Slot hanya mengandalkan Ekitike bersama Wirtz, Szoboszlai, dan Frimpong, yang hanya melakukan 3 kali tembakan ke arah gawang tanpa satu pun yang mengarah ke gawang Matvey Safonov. Lini belakang Liverpool yang kuat berhasil menjaga gawang Giorgi Mamardashvili tetap aman hingga tidak kebobolan lebih dari satu gol.
Gol pertama PSG tercipta pada menit ke-11 melalui Desire Doue. Tendangan voli dari sudut kotak penalti yang mendapat kawalan ketat dari Virgil Van Dijk, Wirtz, Gravenberch, dan Konate akhirnya berhasil masuk ke gawang. Gol ini membuat skor menjadi 1-0 untuk PSG.
Setelah kebobolan, pasukan Arne Slot semakin memperketat barisan pertahanan mereka. Mereka jarang melakukan manuver ke daerah pertahanan lawan. Namun, tumpulnya lini depan membuat serangan selalu gagal sebelum masuk ke daerah pertahanan. Hingga peluit babak pertama berbunyi, tidak ada gol tambahan yang tercipta berkat penyelamatan gemilang Giorgi Mamardashvili yang melakukan empat kali penyelamatan.
Babak Kedua dan Perubahan Strategi
Memasuki babak kedua, pelatih kedua tim tidak melakukan perubahan formasi. Namun, Luis Enrique dari PSG menginstruksikan timnya untuk terus menekan daerah pertahanan Liverpool. Hasilnya terlihat cepat, karena hanya 10 menit babak kedua berjalan, gawang Giorgi Mamardashvili kembali dijebol. Gol kedua dicetak oleh Khvicha Kvaratskhelia setelah menerima umpan terobosan Joao Neves dan melewati penjaga gawang. Skor menjadi 2-0 untuk keunggulan PSG.
Usai dua gol, PSG semakin percaya diri dan terus menekan. Untuk menghindari kebobolan lebih banyak, Arne Slot langsung memasukkan empat pemain sekaligus: Alexander Isak, Curtis Jones, Cody Gakpo, dan Andrew Robertson. Meskipun laga ini dianggap krusial, Arne Slot tidak memainkan Mohammed Salah.
Di sisi lain, Luis Enrique hanya melakukan dua pergantian dengan memasukkan Lee Kang In dan Licas Hernandes di menit ke-88. Hingga peluit panjang berbunyi, papan skor tetap tidak berubah, yaitu 2-0 untuk keunggulan PSG.
Persiapan untuk Leg 2
Kemenangan 2-0 di Leg 1 Babak Perempat Final Liga Champions 2025-2026 menjadi modal berharga bagi PSG. Laga Leg 2 akan berlangsung pada 19 April 2026 mendatang di Stadion Anfield, markas Liverpool. Dengan keunggulan tersebut, PSG memiliki peluang besar untuk melaju ke babak berikutnya. (sam)








Komentar