Esamesta.com, Liga Champions – Barcelona memiliki misi yang sangat berat dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions. Mereka harus melakukan remontada, atau kebangkitan, untuk bisa melanjutkan perjalanan mereka menuju semifinal. Setelah mengalami kekalahan 0-2 di kandang sendiri dari Atletico Madrid pada leg pertama, Barcelona kini harus menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Atletico di Stadion Metropolitano, Selasa (14/4/2026).
Dalam fase ini, empat klub memulai pertandingan di kandang sendiri. Namun hanya PSG yang berhasil meraih kemenangan. PSG sukses mengalahkan Liverpool dengan skor 2-0 di Parc des Princes, Rabu (8/4/2026). Sementara itu, Real Madrid gagal menghadapi Bayern Munich dan kalah 1-2 di Santiago Bernabeu. Hal serupa juga terjadi pada Sporting CP yang kalah 0-1 dari Arsenal di Estadio Jose Alvalade.
Barcelona menjadi tim yang paling berat tugasnya. Mereka harus membalikkan keadaan dengan kemenangan minimal 3-0 untuk bisa melaju ke semifinal. Meski secara teori, hal ini mungkin dilakukan, namun kondisi di lapangan akan sangat menentukan. Barcelona dikenal sebagai ahli remontada, seperti yang terjadi pada babak 16 besar 2016-2017. Saat itu, mereka mampu membalikkan kekalahan 0-4 dari PSG dengan kemenangan dramatis 6-1 di Camp Nou.
Namun, situasi kali ini berbeda. Kali ini Barcelona harus bangkit dari kekalahan di luar kandang. Dalam sejarah Liga Champions, hanya satu dari 38 kejadian yang berhasil membalikkan defisit dua gol di laga tandang. Tim tersebut adalah Manchester United pada babak 16 besar 2018-2019. Saat itu, mereka menang 1-3 di Paris setelah kalah 0-2 di leg pertama. Pada masa itu, aturan gol tandang masih berlaku, sehingga kemampuan United mencetak tiga gol di Paris menjadi kunci kelolosan mereka.
Saat regulasi gol tandang tidak lagi berlaku, peluang Barcelona semakin sulit. Dari pengalaman Man United, rasio kemungkinan lolos hanya 2,6 persen. Artinya, Barcelona harus menjadi pembuat sejarah dalam pertandingan away.
Sejarah Remontada di Liga Champions
Berikut beberapa contoh remontada yang tercatat dalam sejarah Liga Champions:
Remontada Di Laga Tandang
- Defisit 2 Gol
- Babak 16 besar 2018-2019: Man United 0-2 PSG
-
PSG 1-3 Man United (agregat 3-3, United lolos gol tandang)
-
Defisit 1 Gol
- Babak 16 besar 2024-2025: PSG 0-1 Liverpool
- Liverpool 0-1 PSG (agregat 1-1, PSG lolos adu penalti)
- Perempat final 2023-2024: PSG 2-3 Barcelona
-
Barcelona 1-4 PSG (agregat 4-6)
-
Semifinal 2018-2019: Tottenham 0-1 Ajax
-
Ajax 2-3 Tottenham (agregat 3-3, Spurs lolos gol tandang)
-
Babak 16 besar 2018-2019: Ajax 1-2 Real Madrid
-
Real Madrid 1-4 Ajax (agregat 3-5)
-
Babak 16 besar 2010-2011: Inter 0-1 Bayern
-
Bayern 2-3 Inter (agregat 3-3, Inter lolos gol tandang)
-
Semifinal 1995-1996: Ajax 0-1 Panathinaikos
- Panathinaikos 0-3 Ajax (agregat 1-3)
Remontada Di Laga Kandang
- Defisit 4 Gol
- Babak 16 besar 2016-2017: PSG 4-0 Barcelona
-
Barcelona 6-1 PSG (agregat 6-5)
-
Defisit 3 Gol
- Semifinal 2018-2019: Barcelona 3-0 Liverpool
-
Liverpool 4-0 Barcelona (agregat 4-3)
-
Perempat final 2017-2018: Barcelona 4-1 Roma
-
Roma 3-0 Barcelona (agregat 4-4, Roma lolos dengan aturan gol tandang)
-
Perempat final 2003-2004: Milan 4-1 Deportivo
-
Deportivo 4-0 Milan (agregat 5-4)
-
Defisit 2 Gol
- Babak 16 besar 2018-2019: Atletico 2-0 Juventus
-
Juventus 3-0 Atletico (agregat 3-2)
-
Perempat final 2015-2016: Wolfsburg 2-0 Real Madrid
-
Real Madrid 3-0 Wolfsburg (agregat 3-2)
-
Perempat final 2014-2015: Porto 3-1 Bayern
-
Bayern 6-1 Porto (agregat 7-4)
-
Perempat final 2013-2014: PSG 3-1 Chelsea
-
Chelsea 2-0 PSG (agregat 3-3, Chelsea lolos gol tandang)
-
Babak 16 besar 2013-2014: Olympiacos 2-0 Man United
-
Man United 3-0 Olympiacos (agregat 3-2)
-
Babak 16 besar 2012-2013: Milan 2-0 Barcelona
-
Barcelona 4-0 Milan (agregat 4-2)
-
Babak 16 besar 2011-2012: Napoli 3-1 Chelsea
-
Chelsea 4-1 Napoli (agregat 5-4)
-
Perempat final 2003-2004: Real Madrid 4-2 Monaco
-
Monaco 3-1 Real Madrid (agregat 5-5, Monaco lolos gol tandang)
-
Perempat final 1999-2000: Chelsea 3-1 Barcelona
- Barcelona 5-1 Chelsea (agregat 6-4)
(sam)








Komentar