Esamesta.com, Liga Champions – Barcelona gagal melangkah ke semifinal Liga Champions meskipun berhasil mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 2-1 dalam leg kedua perempat final di Stadion Metropolitano, Rabu dini hari, 15 April 2026. Kemenangan ini tidak cukup untuk membawa tim asuhan Hansi Flick melaju ke empat besar turnamen. Atletico Madrid tetap melanjutkan perjalanan mereka berkat keunggulan agregat 3-2 setelah menang 2-0 pada leg pertama.
Awal pertandingan berjalan cepat bagi Barcelona. Pada menit ke-4, Lamine Yamal mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan Ferran Torres. Tembakan mendatarnya gagal dihentikan oleh kiper Juan Musso, memberi harapan bagi tim tamu.
Tidak butuh waktu lama bagi Barcelona untuk memperbesar keunggulan. Pada menit ke-24, Dani Olmo memberikan umpan terobosan yang diselesaikan dengan baik oleh Ferran Torres, mengubah agregat menjadi 2-2. Namun, Atletico Madrid segera merespons. Pada menit ke-31, serangan balik yang dipimpin Marcos Llorente diakhiri dengan umpan silang kepada Ademola Lookman yang sukses mencetak gol. Gol ini membuat Atletico kembali unggul agregat 3-2.
Di babak kedua, Barcelona terus menekan. Torres mencatat gol keduanya, namun dianulir karena offside. Petaka bagi Barcelona datang pada menit ke-80 ketika Eric Garcia diganjar kartu merah akibat melanggar Alexander Sorloth dalam situasi berbahaya. Keputusan tersebut diambil setelah wasit meninjau VAR.
Bermain dengan 10 pemain, Barcelona terus berusaha mengejar ketertinggalan agregat. Beberapa peluang tercipta pada masa injury time, termasuk sundulan Robert Lewandowski dan peluang Ronald Araujo, tetapi tidak membuahkan hasil. Akhirnya, Barcelona menang 2-1 dalam laga ini, namun harus tersingkir karena kalah agregat dari Atletico Madrid.
PSG Singkirkan Liverpool
Paris Saint-Germain (PSG) berhasil melangkah ke semifinal Liga Champions setelah mengalahkan Liverpool 2-0 dalam leg kedua perempat final di Stadion Anfield. Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Ousmane Dembele pada babak kedua. Hasil ini memastikan wakil Prancis itu melaju ke semifinal, sementara Liverpool harus mengakhiri kiprahnya di Liga Champions musim ini.
Liverpool tampil agresif sejak awal pertandingan. Namun, peluang pertama justru datang dari PSG melalui tembakan jarak jauh Warren Zaire-Emery yang membentur lini belakang tuan rumah. Khvicha Kvaratskhelia kemudian memaksa kiper Giorgi Mamardashvili melakukan penyelamatan penting. Liverpool merespons lewat sundulan Alexander Isak dari situasi sepak pojok, tetapi kiper PSG, Matvey Safonov, mampu mengamankan peluang tersebut.
Safonov kembali tampil solid dengan menggagalkan peluang Ibrahima Konate dan Milos Kerkez. Pada menit ke-32, Liverpool mendapat pukulan setelah Hugo Ekitike mengalami cedera engkel dan harus ditarik keluar. Ia digantikan Mohamed Salah. PSG juga kehilangan Nuno Mendes akibat cedera dan digantikan Lucas Hernandez pada menit ke-39.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Cody Gakpo sempat mengancam, tetapi Safonov kembali menunjukkan ketangguhannya di bawah mistar. Liverpool sempat mendapat penalti pada menit ke-64 setelah Alexis Mac Allister terjatuh di kotak terlarang. Namun, keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Berawal dari umpan Kvaratskhelia, Dembele melakukan gerakan tipuan sebelum melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang yang tak mampu dijangkau Mamardashvili. Liverpool terus berupaya menyamakan kedudukan, termasuk melalui aksi pemain muda Rio Ngumoha, tetapi tidak membuahkan hasil.
PSG justru menambah keunggulan pada masa injury time. Dembele mencetak gol keduanya pada menit ke-90+1 setelah memanfaatkan umpan Bradley Barcola. Pada semifinal, PSG akan menghadapi pemenang laga Real Madrid melawan Bayern Munchen. (sam)








Komentar