Sindiran Pedas Garcia Usai Belgia Kalahkan Amerika: Balogun Tak Pengaruhi Hasil

Esamesta.com, Piala Dunia – Belgia berhasil melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 4-1. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kualitas permainan tim asal Eropa tersebut mampu mengatasi berbagai polemik yang sempat muncul sebelum pertandingan.

Pertandingan antara Belgia dan Amerika Serikat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 diwarnai oleh isu tentang status penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun. Sebelumnya, Balogun sempat dinyatakan absen karena hukuman kartu merah pada babak 32 besar. Namun, FIFA memutuskan untuk menangguhkan sanksi tersebut sehari sebelum pertandingan, sehingga Balogun bisa tampil melawan Belgia.

Diduga ada intervensi dari Presiden Donald Trump yang menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino dan meminta agar hukuman Balogun ditinjau ulang. Hal ini memicu berbagai spekulasi terkait perlakuan istimewa yang diberikan kepada tuan rumah dalam kompetisi internasional.

Baca Juga :  Kekayaan di Genggaman! 6 Shio Ini Siap Sukses dalam Karier dan Keuangan Menurut Astrologi Tiongkok

Polemik Balogun Tidak Memengaruhi Hasil Pertandingan

Meskipun Balogun kembali turun, pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, menegaskan bahwa ia tidak memberikan pengaruh signifikan selama pertandingan. Menurut Garcia, setelah 15 menit pertama, ia yakin penyerang Amerika Serikat itu tidak akan menjadi ancaman bagi lini belakang Belgia.

“Dia tidak memberikan dampak apa pun dalam pertandingan. Awalnya saya tidak senang, tetapi setelah 15 menit pertama, saya tahu dia tidak akan menjadi ancaman bagi kami,” ujar Garcia, dikutip dari Al Jazeera.

Selain itu, Garcia juga menyampaikan komentar yang dianggap menyindir polemik menjelang pertandingan. Ia mengatakan sepak bola telah mengalahkan politik dan berharap permainan tidak dicampuri oleh kepentingan di luar lapangan.

“Yang bisa saya katakan hanyalah sepak bola telah mengalahkan politik hari ini. Sepak bola adalah permainan yang indah. Saya benci melihat beberapa orang yang berkuasa merusaknya,” tegas Garcia.

Baca Juga :  Manchester United Terancam Denda Usai Tekuk Arsenal di FA Cup

Apresiasi kepada Suporter Belgia

Garcia juga memberikan apresiasi kepada para pendukung Belgia yang rela terjaga hingga dini hari untuk menyaksikan pertandingan. Ia mengatakan masyarakat Belgia layak bangga terhadap performa timnya yang dinilai mampu menjalankan rencana permainan dengan sangat baik.

“Saya rasa sekarang sudah pukul 4 pagi di Belgia. Kepada semua orang yang bangun tengah malam untuk mendukung kami, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucap Rudi Garcia.

“Mereka seharusnya senang dan bangga dengan para pemain mereka hari ini. Kami menunjukkan bahwa Belgia adalah negara sepak bola yang hebat.”

“Para pemain tampil luar biasa dan mengikuti rencana permainan dengan sempurna. Kami mengendalikan jalannya pertandingan sepanjang waktu. Sekali lagi, ini adalah hasil kerja sama tim yang sesungguhnya,” tutupnya.

Baca Juga :  Persebaya Surabaya vs Borneo FC di BRI Liga 1 Malam Ini

Belgia Siap Menghadapi Spanyol di Babak Perempat Final

Kemenangan Belgia atas Amerika Serikat ini seolah memberikan jawaban atas polemik yang terjadi sebelum laga. Selain itu, hasil ini juga memperpanjang rekor sempurna Setan Merah menjadi tujuh kemenangan beruntun atas Amerika Serikat dan membawa mereka melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 untuk menghadapi Spanyol.

Selanjutnya, Belgia dijadwalkan akan menghadapi Spanyol di babak perempat final Piala Dunia 2026 pada Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini akan menjadi tantangan berat bagi tim asal Eropa yang ingin terus melangkah jauh di turnamen ini. (sam)

Komentar