Esamesta.com, Piala Dunia – Timnas Argentina berhasil melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Inggris dengan skor akhir 2-1. Kemenangan ini sekaligus mempertemukan bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, dengan legenda sepak bola dunia, Lionel Messi.
Babak Pertama yang Sengit
Pertandingan antara Inggris dan Argentina berlangsung sangat sengit di babak pertama. Kedua tim tampil terbuka dan saling menciptakan peluang, namun belum mampu memanfaatkannya dengan optimal. Peluang terbaik justru diperoleh oleh Inggris pada menit ke-33 ketika umpan Declan Rice dalam situasi tendangan bebas bisa disambut John Stones di area tiang jauh, sayangnya bola masih menyamping dari gawang Argentina.
Setelah babak pertama berakhir tanpa gol, Inggris sukses memecah kebuntuan lewat skema serangan balik cepat pada menit ke-55. Berawal dari aksi Morgan Rogers di sisi kanan, bola dikirim ke area tiang jauh di mana Gordon menyambutnya dengan penyelesaian sempurna untuk menjebol gawang Emiliano Martinez dan membawa Inggris memimpin 1-0.
Argentina langsung merespons dengan beberapa peluang, salah satunya melalui aksi Giuliano Simeone yang menusuk ke dalam kotak penalti. Namun, Djed Spence melakukan jegalan bersih pada momen krusial untuk mengamankan situasi.
Jelang jeda turun minum babak kedua, kiper Inggris Jordan Pickford melakukan penyelamatan gemilang untuk mementahkan bola sundulan Nicolas Gonzalez.
Perubahan Strategi yang Berujung Fatal
Keunggulan membuat Inggris sedikit lengah dan pelatih Thomas Tuchel mengambil keputusan krusial dengan memasukkan tiga bek yakni Ezri Konsa, Dan Burn, dan Nico O’Reilly sembari menarik keluar Gordon, Rice, serta Reece James. Langkah Tuchel menumpuk pemain di lini pertahanan justru mengundang gempuran dari Argentina yang kian deras.
Pada menit ke-85, tembok pertahanan Inggris runtuh berkat gol tendangan jarak jauh Enzo Fernandez. Berawal dari situasi sepak pojok, nyaris seluruh pemain Inggris berada di dalam kotak penalti mereka, sementara Fernandez berdiri relatif bebas untuk menerima umpan sodoran Messi sebelum melepaskan tembakan jarak jauh yang tak mampu diantisipasi Pickford. Skor berubah menjadi 1-1.
Gol Kemenangan di Injury Time
Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, Argentina justru mencetak gol kemenangan pada masa injury time. Berawal dari tembakan Alexis Mac Allister yang membentur tiang, bola kembali dikuasai Messi di sisi kanan. Kapten Argentina itu kemudian melewati kawalan pemain Inggris sebelum mengirim umpan silang akurat ke tiang jauh.
Lautaro Martinez menyambut umpan tersebut dengan sundulan yang tak mampu dihentikan Pickford. Gol pada menit ke-90+2 memastikan Argentina berbalik unggul 2-1. Tuchel berusaha membayar kesalahannya dengan memasukkan dua pemain depan Marcus Rashford dan Ivan Toney menggantikan Spence dan Stone, tapi sisa waktu terlalu singkat bagi Inggris untuk mengubah keadaan dan skor 2-1 bagi Argentina yang bertahan hingga peluit tanda bubaran berbunyi.
Final Piala Dunia 2026 Akan Mempertemukan Argentina dan Spanyol
Di partai final, Argentina akan menghadapi Spanyol yang sudah lebih dulu memenangi laga semifinal lain kontra Prancis 2-0. Final akan dilangsungkan di Stadion MetLife, New Jersey, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) WIB.
Susunan Pemain
Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Reece James (Dan Burn), John Stones (Ivan Toney), Marc Guehi, Djed Spence (Marcus Rashford); Declan Rice (Nico O’Reilly), Elliot Anderson; Morgan Rogers, Jude Bellingham, Anthony Gordon (Ezri Konsa); Harry Kane.
Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Nahuel Molina (Gonzalo Montiel), Cristian Romero, Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi), Nicolas Tagliafico (Lautaro Martinez); Leandro Paredes (Nicolas Gonzalez), Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Giuliano Simeone (Rodrigo De Paul); Lionel Messi, Julian Alvarez.
(sam)








Komentar