Mobil Matik Rawan Rem Blong, Ini Penyebabnya

Esamesta.com, Otomotif – Mobil matik rawan rem blong. Mobil transmisi matik memang lebih mudah dikemudikan lantaran tidak perlu injak pedal kopling dan pindah tuas persneling.

Tapi, di balik kemudahan itu ada anggapan jika mobil matik rawan rem blong lebih mudah mengalami rem blong dibanding mobil dengan transmisi manual.

Baca Juga :  Berapa Lama Masa Pakai Roller Motor Matik?

Hal itu dibenarkan oleh Muchlis, Pemilik Bengkel Spesialis Toyota Mitsubishi.

“Betul, pengguna matik biasanya hanya pakai gigi D, artinya tidak ada engine brake saat turunan, sehingga hanya mengandalkan sistem rem saja,” kata Muchlis dikutip dari Kompas.com.

Kata Muchlis, kalau rem selalu digunakan terus menerus maka suhu akan meningkat dan menyebabkan fading.

Baca Juga :  5 Dampak Berbahaya Menggunakan Ban Tanpa Sertifikasi, Murah Tapi Berisiko Tinggi

“Fading ialah menurunnya kemampuan pengereman karena panas berlebih, akhirnya sering kejadian mobil matik yang melewati turunan mengalami rem blong,” kata Muchlis.

Sementara itu, menurut Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mobil matik lebih rentan mengalami rem blong karena rem bekerja lebih berat.

Baca Juga :  Video Kelemahan dan Kelebihan All New Terios

“Rata-rata mobil matik tidak memiliki engine brake, sehingga pengemudi dalam melakukan pengereman tidak kira-kira, akhirnya rem panas dan terjadi blong,” kata Sony.

Dia menyarankan, untuk mencegah rem blong pada mobil matik maka lakukan downshift atau perpindahan gigi ke yang lebih rendah. (*)