Esamesta.com, Seleb – Dokter Kamelia, seorang profesional di bidang kesehatan gigi, ternyata telah melakukan banyak hal untuk mendukung aktor Ammar Zoni yang kini sedang menjalani hukuman di penjara. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah dengan mengeluarkan uang sebesar Rp 500 ribu per minggu untuk membayar kamar tahanan Ammar. Selain itu, ia juga sering menghabiskan ratusan ribu rupiah untuk keperluan makan dan lainnya.
Pada saat pertama kali mengenal Ammar Zoni, Kamelia menyadari bahwa pria ini memang dalam kondisi finansial yang kurang stabil. Ia mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah wawancara yang tayang di YouTube Diskursus Net pada Rabu (22/10/2025). Ammar Zoni adalah seorang aktor dan model asal Indonesia yang terkenal karena perannya di berbagai sinetron dan film televisi. Ia lahir pada 8 Juni 1993 di Jakarta. Pria ini mulai dikenal luas setelah membintangi sinetron populer seperti Cinta Suci dan Anak Langit.
Saat ini, Ammar Zoni sedang menjalani masa tahanan kasus narkoba di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Namun, secara tidak terduga, ia dikabarkan mengedarkan narkoba di sana bersama rekan-rekannya. Akibatnya, Ammar kemudian dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
Menurut Kamelia, uang Rp 500 ribu yang diberikannya kepada Ammar Zoni adalah untuk membayar kamar selama masa penahanan. “Ya nggak layak mungkin makanannya. Jadi di dalam rutin itu ada koperasi untuk makan, untuk mungkin dia bayar kamar, Rp500 ribu,” ujar Kamelia.
Kamelia juga menjelaskan lebih lanjut tentang kondisi kamar tahanan yang bernilai Rp 500 ribu tersebut. “Seminggu Rp 500 ribu. Awal-awal saya ngasihnya ke Bang Ammar, tapi bukan transfer atas nama bang Ammar, tapi transfer atas nama orang saya enggak kenal,” ungkap Kamelia. “Kamarnya gimana ya aku juga nggak pernah lihat. Tapi dia sendirian di kamar,” tambahnya.
Mendengar cerita Kamelia, Pakar Psikolog Forensik Reza Indragiri curiga dengan kemungkinan Ammar menggunakan uang tersebut untuk hal lain yakni narkoba. Sebab, pada bulan Januari 2025, Ammar masih positif narkoba setelah dites urine.
“Tahu dari mana bahwa Rp500 ribu itu untuk kamar?” tanya Reza. “Awalnya saya juga nggak ngerti. Cuma lama-lama cari informasi ya emang segitu, seminggu ada biaya kamarnya. Nggak tahu saya (transfer uang ke mana untuk kamar Ammar),” ujar Kamelia. “Dia makannya, jajan, jadi bayar koperasi per hari Rp100 ribu, tergantung bang Ammar jajannya berapa. Kan di sana ada kantinnya,” sambungnya. “Kata jajan ini mencakup narkoba?” tanya Reza lagi. “Nggak, makanan. Kayak jus, makan roti, gorengan, cemilan,” ujar Kamelia.
Lebih lanjut, Kamelia menguraikan cerita yang tak kalah mengagetkan. Hampir satu tahun pacaran dengan Ammar, Kamelia mengaku sering ditipu. Hal itu termasuk dengan aksi Ammar yang diam-diam masih mengonsumsi narkoba. “Dulunya sering ketipu. Dia pakai nggak ya, ngakunya nggak. Akhirnya saya beli buku ciri-ciri memakai sabu, sinte tuh seperti apa,” ungkap Kamelia. “Di situ Ammar enggak jujur-jujuran ke mbak Kamel kalau masih pakai?” tanya Reza. “Awalnya tidak mengakui,” imbuh Kamelia. “Ketika pakai itu, apa itu sintetis, itu kan harus beli kan, dari mana?” tanya presenter. “Enggak tahu saya juga belinya di mana. Saya tahunya support uangnya bayar makan, bayar kamar, itu doang. Pas saya tahu feeling saya dia masih make, saya stop semuanya (kiriman uang), jadi bang Ammar enggak saya kasih uang setelah itu (Januari),” akui Kamelia.
Mengingat memori beberapa bulan lalu, Kamelia mengaku dulu ia sering dibohongi Ammar. “Dulu tuh kerjaannya saya dibohongin terus sama dia. Maksudnya dibohongin tuh (Ammar minta uang) untuk makan, makannya Rp200 ribu, mungkin dia ngelebihin atau apa. Tapi mulai saya tahu dia kayak gitu, akhirnya saya untuk tidak bayarnya ke Ammar. Ada kecurigaan karena dia masih make,” ungkap Kamelia. “Jadi uang itu diperkirakan untuk beli narkoba,” ujar Reza. “Itu uang juga bukan uang pribadi. Karena sejak saat itu kita ada bisnis, langsung menghasilkan. Sejak saat itu bang Ammar bilang ‘tolong pegang uang saya, kamu yang atur’,” pungkas Kamelia.
Kembali Terlibat dalam Kasus Narkoba
Belum juga bebas dari hukuman sebelumnya, aktor Ammar Zoni kembali harus duduk di kursi pesakitan. Ia diduga kembali terlibat dalam kasus narkoba. Bahkan kali ini, dugaan peredaran narkoba dilakukan Ammar di rumah tahanan (rutan) tempat dirinya ditahan. Usai terungkap kasus tersebut, kini Ammar dikategorikan sebagai terpidana berisiko tinggi.
Mantan suami artis Irish Bella ini dipindahkan ke Pulau Nusakambangan. Padahal sebelumnya, Ammar sempat digadang bakal menghirup udara bebas pada awal 2026. Ia bahkan sempat mengungkap keinginannya banting setir pada jalur kariernya. Hal ini diungkap oleh sahabat Ammar, Ustadz Derry Sulaiman saat hadir dalam acara Pagi Pagi Ambyar, Senin (20/10/2025).
Diungkapnya, Ammar berniat pensiun dari dunia hiburan. Ia mau berhenti mengejar karier sebagai artis. “Desember keluar, katanya aku mau nyari ustaz, mau ikut dakwah. Aku emosi dengar Ammar ditangkap lagi. Tadinya mau jenguk,” kata Ustaz Derry dikutip dari Youtube TransTV Offical, Rabu (22/10/2025). Kepada Ustaz Derry, Ammar Zoni berjanji mau tobat dan menjalani hidup dengan lebih baik. Sayangnya, keinginan Ammar Zoni itu belum sempat direalisasikan. Ayah dua anak tersebut sudah keburu dipindahkan ke penjara dengan tingkat pengamanan paling tinggi di Indonesia.
“Terakhir itu ada deep talk, dia mau bertaubat,” kata Derry. “Dia mau ikut dakwah, dia nggak mau jadi artis lagi, ‘aku mau hidup benar, mau berubah jadi orang baik’,” kata Ustaz Derry menirukan ucapan Ammar Zoni kala itu. Sang pendakwah pun yakin bahwa Ammar tidak mungkin terjerumus ke lubang yang sama. “Karena sudah tiga kali (kasus narkoba), dan itu nggak main-main lho. Nggak mungkin sebodoh-bodohnya orang dia sengaja empat kali itu nggak mungkin,” bela Ustaz Derry.
Lebih lanjut, Ustaz Derry juga mempertanyakan keputusan pihak berwajib yang begitu cepat membawa Ammar Zoni ke Nusakambangan. “Jadi kalau Ammar bersalah dan ada buktinya, nanti dijelaskan oleh pihak yang berwajib. Tapi kan ini (kasus) baru viral minggu lalu, hitungan hari langsung ke Nusakambangan. Mestinya kan ada asas praduga tak bersalah, kan belum disidangkan kasus ini,” tuturnya. Derry juga mengaku sempat kecewa dengan masyarakat yang menuduhnya membela Ammar. Menurutnya, perjalanan hidup Ammar memang tidak mudah. Ia pernah kehilangan ayah saat di penjara, rumah tangganya berantakan, hingga harus berpisah dari anak-anaknya.
“Sekuat apa pun kita menahan yang pergi akan pergi. Semua yang terjadi karena Allah, termasuk di Nusakambangan. Ujian ini semakin berat, semoga hadiahnya semakin besar. Kita nggak tahu masalah hidup orang, lingkungan dia, circle dia,” pungkas Ustaz Derry. (dwi)







