Peringkat Medali SEA Games 2025: Thailand Pimpin, Indonesia di Posisi Tiga

Esamesta.com – Gelaran SEA Games 2025 resmi berlangsung di Thailand sejak 9 hingga 20 Desember 2025. Pesta olahraga terbesar Asia Tenggara ini memasuki hari-hari awal kompetisi dengan persaingan yang sangat ketat antarnegara, khususnya dalam perburuan medali.

Thailand, sebagai tuan rumah, tampil luar biasa dan kokoh di puncak klasemen. Sementara itu, Indonesia harus turun ke posisi tiga setelah disalip oleh Vietnam pada Kamis (11/12) malam WIB.

Thailand Melesat, Persaingan Memanas di Papan Atas

Sebagai tuan rumah, Thailand memanfaatkan momentum dengan sangat baik. Sejumlah cabang unggulan seperti atletik, renang, dan beladiri menyumbang banyak medali. Hingga Kamis (11/12) pukul 23.59 WIB, Thailand mengoleksi:

  • 41 emas
  • 24 perak
  • 14 perunggu
  • Total: 79 medali

Dominasi Thailand membuat negara lain sulit mengejar pada fase awal penyelenggaraan. Namun, kompetisi masih panjang dan peluang perubahan klasemen tetap besar.

Indonesia Turun ke Posisi Tiga, Namun Performa Tetap Solid

Meski turun ke peringkat ketiga, kontingen Indonesia menunjukkan perkembangan positif di hari keempat penyelenggaraan. Hingga Kamis malam, Indonesia mengoleksi:

  • 13 emas
  • 20 perak
  • 13 perunggu
  • Total: 46 medali
Baca Juga :  Sirkuit Suzuka Lepas Aspal Lawasnya untuk Renovasi

Tambahan medali emas datang dari berbagai cabang olahraga dengan cerita dan perjuangan yang inspiratif.

Renang Jadi Lumbung Emas Baru

Cabang renang kembali menunjukkan tajinya melalui dua atlet muda bertalenta:

  • Jason Donovan meraih emas di nomor 50 meter gaya punggung putra pada debut SEA Games-nya.
  • Masriani Wolf mencatatkan hattrick emas pada nomor 50 meter gaya punggung putri, sekaligus memperkuat dominasinya di cabang ini.

Keduanya menambah energi baru bagi tim renang Indonesia yang terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Basket 3×3 Putri Ukir Sejarah

Tim nasional basket 3×3 putri mencuri perhatian dengan meraih emas perdana di SEA Games 2025. Prestasi ini terasa spesial mengingat dalam tiga edisi sebelumnya, Indonesia selalu gagal menembus final.

Momentum ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga basket tanah air terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Baca Juga :  Peserta Proliga 2025 Cek di Sini!

Cabor Lain Tak Kalah Bersinar

Beberapa cabang olahraga juga ikut menyumbang prestasi:

  • Dwi Ani Retno Wulan mempersembahkan emas di nomor traditional -54kg putri pada cabang Mixed Martial Arts (MMA), meski tidak dihitung dalam perolehan medali karena berstatus eksibisi.
  • Cabang Extreme—Water Ski & Wake Board mempersembahkan emas melalui nomor Water Ski Slalom Team.
  • Pasangan Stevani Maysche Ibo/Subhi meraih emas dari nomor mixed kayak double 200 meter.
  • Dari atletik, Diva Renatta Jayadi meraih emas lompat tinggi galah, sementara Maria Andriani Melabessy menambah perunggu.

Prestasi lintas cabang ini menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus menekan Vietnam dan bersaing merebut kembali posisi kedua.

Vietnam Melesat ke Peringkat Kedua

Vietnam tampil luar biasa di beberapa cabang unggulan seperti atletik, renang, dan cabang bela diri. Hasilnya, Vietnam berhasil menyalip Indonesia dan kini berada di posisi kedua dengan:

  • 14 emas
  • 8 perak
  • 27 perunggu
  • Total: 49 medali
Baca Juga :  Menang Tipis Lawan Myanmar, STY : Indonesia Sudah Tampil Baik

Lonjakan Vietnam menjadi penanda bahwa persaingan di papan atas SEA Games 2025 berlangsung semakin ketat.

Klasemen Sementara Perolehan Medali SEA Games 2025 Terbaru

Berikut adalah klasemen sementara perolehan medali SEA Games 2025 terbaru (Kamis, 11 Desember 2025, 23.59 WIB):

No Negara Emas Perak Perunggu Total
1 Thailand 41 24 14 79
2 Vietnam 14 8 27 49
3 Indonesia 13 20 13 46
4 Singapura 9 10 13 32
5 Filipina 5 7 21 33
6 Malaysia 3 12 21 36
7 Myanmar 2 6 3 11
8 Laos 1 1 9 11
9 Brunei Darussalam 0 1 1 2
10 Timor Leste 0 0 2 2

Tantangan dan Peluang ke Depan Kontingen Indonesia

SEA Games 2025 masih menyisakan sejumlah cabang olahraga yang berpotensi menambah pundi medali bagi Indonesia, terutama di cabor-cabor unggulan seperti bulutangkis, atletik, panahan, serta dayung.

Peluang untuk merebut kembali posisi kedua bahkan menekan Thailand tetap terbuka, bergantung pada performa atlet dalam beberapa hari ke depan. (sam)