Esamesta.com — Timnas Indonesia mendapat kabar lega dari lini pertahanan setelah Patrick Kluivert menegaskan kondisi Sandy Walsh dalam keadaan baik dan siap gabung skuat. Kluivert bahkan memberi ‘garansi tempat’ bagi pemain berdarah Belanda-Indonesia yang sering dijuluki ‘Pak Kumis’ itu.
Sindrom cedera kembali mengintai ketika Walsh beraksi di AFC Champions League Elite. Ia mengalami masalah hamstring saat Buriram United bertanding melawan FC Seoul pada 30 September lalu.
Dalam pertandingan itu Walsh diturunkan sebagai starter, namun tak mampu bertahan lama. Ia hanya bermain sekitar 20 menit sebelum digantikan Filip Stojkovic.
Kluivert menjelaskan, cedera yang dialami Sandy bukanlah masalah besar yang memerlukan waktu pemulihan terlalu lama. Ia optimistis Walsh akan segera pulih dan langsung bergabung bersama timnas.
“Terkait Sandy, dia ditarik keluar pada pertandingan terakhir karena masalah hamstring, tapi bukan masalah besar,” ujar Kluivert. Ia menambahkan kondisi pemain tersebut akan baik-baik saja.
“Jadi dia akan baik-baik saja dan akan bergabung dengan tim.”
Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, turut meredam kekhawatiran publik mengenai cedera Sandy. Ia memastikan cedera yang dialami tak akan menjadi hambatan serius bagi keikutsertaannya.
Sumardji juga menyebut tim medis telah memantau kondisi Walsh dengan cermat sejak cedera terjadi. Proses pemulihan dijalankan sesuai protokol guna memastikan tak ada komplikasi.
Walsh saat ini menjadi salah satu opsi kuat di sektor bek kanan Timnas Indonesia. Posisi tersebut kerap bersaing dengan Kevin Diks, Yakob Sayuri, dan Eliano Reijnders.
Diks sudah lebih dulu menjadi pilihan reguler, terutama karena konsistensi dan pengalaman bermain Eropa. Sayuri dan Reijnders memberi alternatif dengan mobilitas dan kemampuan menyerang.
Namun kehadiran Walsh memberi dimensi berbeda bagi skema pertahanan dan serangan timnas. Ia juga punya pengalaman bermain di Belgia dan Jepang, yang menambah nilai adaptasi di level internasional.
Julukan ‘Pak Kumis’ melekat pada Walsh bukan sekadar karena penampilan, melainkan juga sikap kepemimpinan dan karakter di lapangan. Banyak rekan setim memuji kehadirannya sebagai figur yang bisa memberi kestabilan.
Dengan jaminan dari Kluivert, publik sepak bola Indonesia pun bisa sedikit bernapas lega. Tidak sedikit suporter yang sempat khawatir cedera itu akan menghambat peluang Walsh tampil.
Ke depan, fokus utama adalah pemulihan optimal dan integrasi cepat ke dalam tim. Mendekati laga penting, setiap pemain harus siap tanpa cedera menjelang pertandingan.
Timnas Indonesia akan menghadapi Arab Saudi pada 9 Oktober dan Irak pada 12 Oktober dalam fase keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan itu sangat menentukan peluang lolos ke putaran berikutnya.
Kehadiran Walsh di skuad bisa memberi opsi tambahan yang sangat berharga dalam skema rotasi pemain. Apalagi lawan seperti Arab Saudi dan Irak memiliki kekuatan serangan yang patut diwaspadai.
Kluivert mungkin akan menempatkan Walsh sebagai starter apabila kondisinya benar-benar pulih dan siap tempur. Keputusan akhir tentu juga bergantung laporan medis dan kesiapan latihan timnas.
Jika Walsh tampil maksimal, persaingan di posisi bek kanan akan semakin hidup dan menarik untuk disaksikan. Peluang adu taktik antar pemain ini bisa mendorong performa keseluruhan tim.
Publik dan suporter pun patut menyimak perkembangan terakhir hingga pengumuman susunan pemain menjelang kick-off. Setiap update sekecil apa pun akan jadi bahan perbincangan hangat.
Semoga Walsh bisa segera pulih dan menunjukkan performa terbaiknya bersama Timnas Indonesia. Dengan garansi dari Kluivert, ‘Pak Kumis’ berpeluang besar untuk tetap menjadi bagian penting skuat merah putih.







