Chelsea Melaju ke Perempat Final, Kutukan Kartu Merah Berlanjut

Esamesta.com, Carabao Cup – Chelsea berhasil memastikan langkah mereka ke babak perempat final Carabao Cup setelah mengalahkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 4-3 di Molineux, pada Kamis (30/10). Meskipun kemenangan ini memberi semangat bagi tim asuhan Enzo Maresca, ada satu masalah yang kembali muncul: kutukan kartu merah yang terus menghiasi performa mereka.

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi dan cepat. Maresca melakukan rotasi besar-besaran dari skuad utama yang tampil di Premier League. Ini memberi kesempatan kepada pemain muda seperti Andrey Santos, Tyrique George, dan Estêvão untuk menunjukkan kemampuan mereka. Meski awalnya menimbulkan keraguan, Chelsea tampil percaya diri dan langsung mendominasi babak pertama.

Dalam lima menit pertama, Chelsea membuka keunggulan melalui Santos yang memanfaatkan kesalahan umpan pemain Wolves dan melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang. Keunggulan itu berlipat pada menit ke-15 ketika kombinasi apik antara Facundo Buonanotte dan Jamie Gittens diakhiri oleh George dari jarak dekat. Serangan efektif Chelsea membuat publik tuan rumah terdiam, bahkan suasana di tribun berubah muram ketika Estêvão mencetak gol ketiga lima menit sebelum jeda.

Memasuki babak kedua, Wolves tampil lebih agresif. Tim asuhan Vitor Pereira yang sempat tertinggal tiga gol mulai bangkit lewat Tolu Arokodare. Striker Nigeria itu mencetak gol di menit ke-48 setelah memanfaatkan umpan dari Hwang Hee-Chan. Tuan rumah terus menekan dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 lewat sepakan David Moller Wolfe pada menit ke-73, membuat Chelsea terdesak dan kehilangan momentum.

Baca Juga :  Fakta Mengejutkan! Media Tiongkok Ungkap Vietnam Laporkan Malaysia ke FIFA Soal Naturalisasi Ilegal

Situasi semakin menegangkan di menit ke-86 ketika Liam Delap, yang baru pulih dari cedera, diusir keluar lapangan usai menerima dua kartu kuning hanya dalam waktu tujuh menit. Ini menjadi kartu merah lain bagi Chelsea dalam beberapa laga terakhir, memperpanjang tren buruk disiplin mereka di berbagai kompetisi musim ini.

Meski bermain dengan sepuluh pemain, Chelsea mampu menambah satu gol penting melalui Jamie Gittens di menit ke-89. Tendangan voli melengkung dari luar kotak penalti sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang, memastikan keunggulan 4-2. Namun pertandingan belum selesai. Wolfe kembali mencetak gol di masa tambahan waktu untuk membawa Wolves memperkecil skor menjadi 4-3, membuat lima menit terakhir terasa menegangkan bagi tim tamu.

Wolves terus berupaya mencari gol penyama kedudukan hingga peluit akhir, tetapi Chelsea berhasil mempertahankan keunggulan. Para pendukung tuan rumah tetap memberi tepuk tangan untuk perjuangan timnya, yang tampil jauh lebih hidup di babak kedua setelah tertinggal tiga gol.

Baca Juga :  KluivertOut Trending, Pesan Menyentuh Patrick Kluivert untuk Indonesia

Bagi Chelsea, kemenangan ini menjadi modal penting menuju babak delapan besar dan memperlihatkan kedalaman skuad yang mulai terbentuk di bawah asuhan Maresca. Namun, kartu merah Delap menambah daftar panjang pemain Chelsea yang diusir musim ini, sebuah masalah disiplin yang tampaknya belum juga tuntas, meski performa tim menunjukkan peningkatan signifikan di berbagai lini.

Dengan hasil ini, Chelsea menjaga asa untuk kembali meraih trofi domestik setelah periode transisi yang panjang. Sementara bagi Wolves, meski tersingkir dari satu-satunya kompetisi yang tersisa musim ini, penampilan penuh semangat di babak kedua memberi sinyal kebangkitan menjelang lanjutan Liga Primer akhir pekan nanti.

Pemain Muda dan Kedalaman Skuad Chelsea

Kemunculan pemain muda seperti Andrey Santos, Tyrique George, dan Estêvão menjadi salah satu hal yang menarik dalam pertandingan ini. Mereka diberi kesempatan untuk tampil dan menunjukkan potensi mereka di bawah arahan Maresca. Rotasi besar-besaran yang dilakukan oleh pelatih tidak hanya memberi ruang bagi pemain muda, tetapi juga menunjukkan bahwa Chelsea memiliki kedalaman skuad yang cukup baik.

  • Pemain muda seperti Santos dan George tampil sangat percaya diri.
  • Kemampuan mereka dalam membangun serangan dan memanfaatkan peluang sangat menonjol.
  • Estêvão mencatatkan gol penting yang membantu Chelsea mempertahankan keunggulan.
Baca Juga :  Tottenham vs Liverpool, The Reds Tumbang 1-0

Masalah Disiplin yang Terus Berlanjut

Meskipun kemenangan ini penting, Chelsea masih menghadapi masalah disiplin yang terus muncul. Dalam beberapa laga terakhir, banyak pemain Chelsea yang mendapat kartu merah, termasuk Liam Delap dalam pertandingan ini.

  • Kartu merah Delap menambah daftar panjang pemain Chelsea yang diusir.
  • Masalah disiplin ini bisa menjadi ancaman bagi performa tim jika tidak segera diperbaiki.
  • Pelatih Maresca harus segera mencari solusi agar situasi ini tidak terulang.

Performa Wolves yang Menyenangkan

Meskipun kalah, Wolves tampil sangat bagus di babak kedua. Mereka bangkit dari ketertinggalan dan memberikan perlawanan yang kuat.

  • Wolves tampil lebih agresif dan menekan Chelsea secara konsisten.
  • Gol-gol yang dicetak oleh Arokodare dan Wolfe menunjukkan semangat tim.
  • Penampilan ini memberi harapan bagi Wolves menjelang pertandingan Liga Primer berikutnya.

Kemenangan Chelsea atas Wolves adalah momen penting dalam perjalanan mereka di Carabao Cup. Meskipun ada masalah disiplin yang harus diperbaiki, performa tim menunjukkan perkembangan yang positif. Sementara itu, Wolves tampil luar biasa di babak kedua, memberi sinyal kebangkitan yang menjanjikan. (sam)