Esamesta.com, Liga Inggris – Ambisi Manchester United untuk melanjutkan tren kemenangan di Premier League musim 2025/2026 harus terhenti di tangan Nottingham Forest. Dalam pertandingan yang penuh drama di City Ground, Sabtu malam waktu setempat, pasukan Ruben Amorim hanya mampu meraih satu poin setelah bermain imbang 2-2.
Casemiro dan Amad Diallo sempat memberikan harapan bagi Setan Merah, tetapi Nottingham Forest tidak mudah menyerah. Morgan Gibbs-White dan Nicolo Savona menjadi pahlawan bagi tuan rumah yang tampil penuh determinasi di hadapan publik sendiri.
Hasil imbang ini membuat MU naik ke posisi kelima klasemen sementara dengan 17 poin, sedangkan Forest masih berjuang di zona merah dengan hanya enam poin dari 11 pertandingan.
Sejak peluit pertama berbunyi, Manchester United langsung memegang kendali permainan. Bruno Fernandes dan kawan-kawan memutar bola dengan cepat, memaksa Forest bertahan rapat di sepertiga lapangan sendiri.
Tekanan itu akhirnya membuahkan hasil di menit ke-34. Tendangan sudut Fernandes disambut Casemiro dengan sundulan keras yang tak mampu dibendung kiper Sels. Gol itu menjadi pembuka keunggulan bagi MU dan sempat membuat fans tamu bersorak lantang di tribun.
Namun, keunggulan tersebut tidak membuat United nyaman. Forest mulai bangkit, menekan lewat sayap dan memanfaatkan kecepatan para pemain muda mereka. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum, tetapi aroma perubahan sudah tercium di udara City Ground.
Kebangkitan Cepat Forest Bikin MU Kewalahan
Begitu babak kedua dimulai, Forest langsung menyalak. Tekanan intens mereka membuahkan hasil hanya tiga menit setelah jeda. Morgan Gibbs-White, dengan ketenangan luar biasa, menanduk umpan silang Yates untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Tak berhenti di situ, dua menit berselang, stadion meledak lagi. Kemelut di depan gawang MU dimanfaatkan Savona yang dengan sigap menendang bola liar menjadi gol kedua Forest. Dalam waktu lima menit, Setan Merah yang sebelumnya memimpin malah tertinggal 2-1.
Sorakan keras suporter Forest menggema, sementara Amorim terlihat gusar di pinggir lapangan. Ia langsung melakukan beberapa pergantian pemain untuk mengembalikan momentum.
MU terus menekan di sisa waktu, dan kerja keras mereka akhirnya terbayar di menit ke-81. Bola liar hasil duel di kotak penalti Forest disambar Amad Diallo dengan tembakan akurat yang tak memberi peluang bagi kiper Sels. Skor kembali imbang 2-2.
Setelah gol itu, tempo pertandingan semakin liar. Kedua tim saling serang tanpa kompromi. Forest nyaris mencetak gol lewat serangan balik cepat, sementara MU punya peluang emas di masa injury time lewat Diallo lagi. Sayangnya, bola tembakan mendatarnya berhasil disapu Murillo tepat di garis gawang, momen yang membuat seluruh stadion menahan napas.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Nottingham Forest tak bisa diremehkan di kandang sendiri. Meski berstatus underdog, semangat juang mereka memaksa MU bekerja keras hingga menit akhir.
Bagi Manchester United, hasil ini menjadi pengingat bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah besar di bawah Ruben Amorim. Sedangkan bagi Forest, satu poin berharga ini bisa menjadi bahan bakar moral untuk keluar dari zona degradasi.
City Ground malam itu menjadi saksi bahwa di Premier League, tak ada yang benar-benar aman, bahkan untuk klub legendaris sebesar Manchester United. (sam)







