Roy Keane: Liverpool Bukan Lagi Kandidat Juara Liga Inggris

Esamesta.com, Liga Inggris – Krisis yang sedang dihadapi oleh Liverpool semakin mengkhawatirkan setelah kekalahan terbaru mereka dari Manchester City. Dalam pertandingan yang berlangsung pada Minggu (9/11), The Reds kalah dengan skor 3–0, yang membuat mereka mengalami lima kekalahan dalam enam pertandingan liga terakhir. Hal ini menempatkan tim asuhan Arne Slot di posisi kedelapan sementara, tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen Arsenal dan hanya berjarak satu poin dari zona Liga Champions.

Keadaan yang Menyedihkan

Dari segi performa, Liverpool tampaknya tidak lagi menjadi kandidat kuat untuk memenangkan gelar juara Liga Inggris musim ini. Legenda Manchester United, Roy Keane, menyatakan bahwa saat ini Liverpool tidak bisa lagi dianggap sebagai pesaing serius. Ia menyoroti bahwa lima kekalahan dalam enam pertandingan terakhir merupakan tanda-tanda buruk bagi tim yang sebelumnya selalu menjadi favorit.

Baca Juga :  Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026 Setelah Kalah dari Irak, Mimpi Pecah di Jeddah

“Saya pikir ini adalah masa krisis bagi Liverpool. Mereka kalah tujuh dari 10 pertandingan dan lima kekalahan di liga musim ini. Ini benar-benar situasi yang sulit,” ujarnya.

Menurut Keane, masalah utama yang dihadapi Liverpool terletak pada pertahanan mereka. Ia menilai bek sayap dan bek tengah seperti Ibrahima Konate masih belum stabil. “Anda melihat pemain menggantungkan kaki, itu bukan hal yang biasa dilakukan oleh juara. Anda harus bertaruh nyawa Anda untuk menang di lapangan,” tambahnya.

Kritik terhadap Pemain Baru

Selain itu, penyerang termahal Liga Inggris, Alexander Isak, juga mendapat kritikan dari mantan striker timnas Inggris, Emile Heskey. Meskipun diboyong dengan harga GBP 125 juta, Isak dinilai belum memberikan kontribusi maksimal kepada Liverpool.

Baca Juga :  Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Pekan Ini

“Bagi saya, ketika tidak mencetak gol, Anda tetap harus berkontribusi dalam pertandingan. Hal dasar yang bisa Anda lakukan adalah bekerja keras, berlari kesana-kemari untuk mengganggu pertahanan lawan,” ujarnya.

Heskey juga menekankan bahwa di level tertinggi, seperti di Liverpool, para pemain harus lebih bersemangat dan bekerja keras. “Bertahan dimulai dari lini penyerangan,” katanya.

Performa Florian Wirtz yang Tidak Konsisten

Selain Isak, pemain lain yang juga menjadi sorotan adalah Florian Wirtz. Meski tampil impresif dalam kemenangan Liga Champions atas Real Madrid, ia kembali mengalami kesulitan dalam beberapa pertandingan terakhir. Mantan bek Manchester City, Micah Richards, mengatakan bahwa Wirtz telah menciptakan masalah bagi lini depan Liverpool sejak bergabung.

Baca Juga :  Southampton vs Chelsea, The Blues Menang Telak

“Hari ini (laga melawan City) kami tidak melihat Wirtz lagi dan itu menjadi masalah bagi manajer (Slot),” ujarnya.

Evaluasi dan Perbaikan yang Diperlukan

Meskipun baru menjalani 11 pertandingan di awal musim ini, performa Liverpool belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tim yang sebelumnya berhasil meraih trofi musim lalu kini tampaknya perlu melakukan evaluasi menyeluruh. Mulai dari pertahanan hingga strategi serangan, semua aspek perlu diperbaiki agar bisa kembali bersaing di papan atas.

Krisis yang sedang dihadapi Liverpool akan menjadi tantangan besar bagi Arne Slot dan skuadnya. Jika tidak segera diatasi, mereka mungkin akan terus terpuruk dan kehilangan peluang untuk kembali menjadi juara. (sam)