PSMS Medan Kalahkan Persiraja 2-1, Bawa Pulang 3 Poin Penuh

Esamesta.com, Bola – Pertandingan antara PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh berlangsung sengit di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, pada Minggu (18/1/2026) malam. Tim berjuluk Ayam Kinantan berhasil memperoleh kemenangan dengan skor akhir 2-1. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi PSMS Medan, yang sebelumnya sering kesulitan menghadapi Persiraja di kandang mereka.

Permainan Awal yang Agresif

PSMS Medan tampil agresif sejak menit pertama. Mereka langsung menekan pertahanan tuan rumah. Namun, setelah 15 menit pertandingan berjalan, ritme permainan sedikit melambat. Hal ini dimanfaatkan oleh Persiraja untuk menguasai jalannya laga.

Pada menit ke-34, Persiraja berhasil memecah kebuntuan melalui gol Juan Mara. Gol tersebut berawal dari skema sepak pojok. Bola hasil sapuan Saddam jatuh tepat di kaki Juan Mara yang berdiri tanpa pengawasan di luar kotak pinalti. Dengan tenang, Juan Mara melepaskan tembakan kaki kiri ke pojok kanan gawang yang dikawal Reky Rahayu.

Kembali Berjuang dalam Babak Kedua

Setelah gol tersebut, dominasi Persiraja semakin terlihat. PSMS Medan bahkan harus menurunkan hampir seluruh pemainnya ke area pertahanan untuk meredam tekanan tuan rumah. Meski dalam tekanan, PSMS mampu memanfaatkan peluang lewat serangan balik.

Baca Juga :  Eduardo Perez Tak Peduli Statistik! Persebaya Percaya Diri Kalahkan PSBS Biak di Maguwoharjo

Pada menit ke-44, tim PSMS Medan berhasil menyamakan kedudukan. Pemain sayap muda PSMS, Dani Saputra, sukses melewati satu pemain bertahan Persiraja sebelum berhadapan langsung dengan kiper. Dengan penyelesaian tenang, Dani melepaskan tembakan ke tiang jauh sebelah kiri gawang dan mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persiraja kembali tampil agresif. Serangan demi serangan dilancarkan ke lini pertahanan PSMS. Namun, solidnya barisan belakang Ayam Kinantan membuat setiap upaya tuan rumah kerap kandas. Sebaliknya, PSMS kembali mengandalkan serangan balik cepat.

Gol Kemenangan PSMS Medan

Pada menit ke-58, PSMS berbalik unggul 2-1 melalui gol Adlin Cahya. Gol tersebut berawal dari kesalahan lini belakang Persiraja. Rudiyana berhasil menusuk pertahanan dan mengirimkan umpan matang ke sisi kanan kepada Adlin Cahya yang langsung melepaskan tembakan keras kaki kanan. Bola meluncur deras ke dalam gawang Persiraja tanpa mampu dihalau kiper.

Unggul satu gol, PSMS Medan memilih menurunkan tempo permainan. Tim asuhan Eko Purjianto tampil lebih disiplin dengan pertahanan rapat sambil menunggu kesalahan lawan. Persiraja terus berusaha menekan, namun kokohnya lini belakang PSMS membuat skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Baca Juga :  Daftar Lengkap Pemain Indonesia vs Jepang dan Arab Saudi

Prestasi Spesial bagi PSMS Medan

Kemenangan ini terasa spesial bagi PSMS Medan karena berhasil mematahkan catatan buruk di markas Persiraja Banda Aceh. Dalam beberapa tahun terakhir, PSMS tak pernah meraih kemenangan di Stadion H. Dimurthala. Tambahan tiga poin ini juga mengantarkan PSMS Medan naik ke peringkat kelima klasemen Grup A dengan koleksi 23 poin hasil dari enam kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan.

Sementara itu, Persiraja Banda Aceh harus turun ke posisi keenam dengan raihan poin yang sama, namun kalah selisih gol.

Tanggapan Pelatih dan Pemain

Pelatih PSMS Medan, Eko Purjianto, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih anak asuhnya. Ia menilai seluruh pemain berhasil menjalankan strategi dan taktik yang sudah diciptakan sejak awal. “Alhamdulillah, tidak mudah bermain di Aceh dengan atmosfer dan materi pemain Persiraja yang lengkap. Target awal kami mencuri poin, dan alhamdulillah bisa mendapatkan poin penuh,” ujar Eko.

Baca Juga :  Dikalahkan Irak, Asa Timnas Indonesia ke Olimpiade Masih Tertunda

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa persiapan matang dan disiplin menjalankan instruksi menjadi kunci kemenangan. “Kami sudah mempersiapkan tim dengan baik. Lawan punya pemain asing dan kualitas bagus, tapi pemain mampu menjalankan instruksi. Setelah unggul, kami menyesuaikan formasi dan alhamdulillah bisa mengontrol permainan hingga akhir,” katanya.

Menurut Eko, atmosfer pertandingan yang cukup tinggi juga menjadi tantangan tersendiri bagi PSMS. Dukungan penuh suporter tuan rumah membuat tensi laga meningkat. Namun kata Eko, atmosfer dukungan untuk tim tuan rumah malah menambah semangat skuat PSMS yang datang sebagai tamu.

Selain itu, Eko menilai kepemimpinan wasit asal Jepang, Yudai Yamamoto, berjalan adil pada laga ketat tersebut. “Wasit netral, tidak memihak. Keputusan-keputusannya menurut saya adil untuk kedua tim,” tegasnya.

Penilaian Pemain

Sementara itu, pemain PSMS Medan, Zaki, menilai kerja keras seluruh tim menjadi faktor utama kemenangan. “Kami semua bekerja keras untuk meraih poin di kandang lawan. Semua pemain memahami dan menjalankan taktik pelatih dengan baik,” ujarnya. (sam)