Esamesta.com, Bola – Pertandingan antara Jerman dan Slovakia yang digelar di Red Bull Arena pada Selasa dini hari WIB, 18 November 2025, menjadi momen penting dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA. Dalam laga tersebut, Jerman tampil dominan dan menang telak dengan skor 6-0. Hasil ini memastikan mereka lolos ke Piala Dunia tanpa harus melalui play-off, sementara Slovakia finis sebagai juara kedua grup.
Momen Ikonik di Babak Pertama
Momen paling ikonik terjadi pada menit ke-41 ketika Leroy Sane mencetak gol kedua setelah berakselerasi dari sisi kiri lapangan dan melepaskan tembakan first time yang bersarang di pojok kiri gawang Dubravka. Gol ini tidak hanya menjadi gol kedua Sane, tetapi juga menutup babak pertama dengan keunggulan mutlak Jerman. Atmosfir publik Leipzig yang bergemuruh serempak menjadi bukti bahwa Jerman kembali menjadi tim yang efisien dan eksplosif.
Dominasi Sejak Menit Awal
Jerman langsung mengambil alih permainan sejak peluit pertama ditiup. Nick Woltemade membuka pesta gol pada menit ke-18 lewat sundulan setelah menyambut sepak pojok dengan presisi. Sepuluh menit kemudian, Serge Gnabry menggandakan keunggulan setelah menerima umpan matang dari Leon Goretzka dan menyelesaikannya dengan tenang.
Intensitas permainan Jerman sulit ditandingi oleh Slovakia yang terus tertekan. Die Mannschaft mempertahankan tempo tinggi, memaksa lini belakang Slovakia melakukan clearance darurat untuk menahan serangan bertubi-tubi. Lini tengah yang dikomandoi oleh Florian Wirtz dan Pavlovic mengontrol alur permainan sepenuhnya. Kedua gelandang ini menjadi poros kreativitas sekaligus penjaga ritme sehingga Slovakia kesulitan keluar dari wilayah sendiri.
Wirtz–Sane, Duet Pembunuh
Florian Wirtz tampil seperti pengatur lalu lintas utama—dua assist miliknya menjadi bukti. Leroy Sane mengemas dua gol beruntun pada menit ke-36 dan 41, keduanya lahir dari umpan cerdas Wirtz yang memecah struktur pertahanan Slovakia. Pergerakan diagonal Sane benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Skriniar dan Gyomber. Kecepatan, kontrol bola, dan finishing-nya membuat babak pertama berakhir dengan skor telak 4-0 yang secara mental menghabisi Slovakia.
Lini belakang Jerman tetap disiplin. Kombinasi Tah dan Schlotterbeck membuat striker Slovakia seperti Strelec tak punya ruang untuk sekadar melepaskan tembakan berarti.
Menutup dengan Sempurna
Masuk babak kedua, Jerman sama sekali tidak menurunkan intensitas. Ridle Baku mencetak gol kelima pada menit ke-67 dengan tendangan kaki kanan setelah menusuk dari sisi kanan. Pesta itu ditutup oleh Assan Ouedraogo pada menit ke-79. Berawal dari permainan satu-dua cepat, Ouedraogo berhasil menembus kotak penalti dan mengakhiri laga dengan gol keenam yang memastikan Jerman mengunci puncak klasemen Grup A.
Slovakia yang tampil defensif sepanjang laga tidak mampu menahan badai serangan Jerman yang terus mengalir dari segala sisi.
Susunan Pemain
Jerman:
Baumann; Kimmich, Tah, Schlotterbeck, Raum; Pavlovic, Goretzka, Wirtz, Gnabry, Sane, Woltemade.
Slovakia:
Dubravka; Gyombér, Skriniar, Obert, Hancko; Lobotka, Bero, Duda; Duris, L. Sauer, Strelec.
Jerman telah mengirim pesan kuat ke seluruh Eropa: mesin mereka kembali hidup, lebih cepat, lebih garang, dan lebih efisien. Lolos ke Piala Dunia bukan sekadar target, tapi fondasi untuk membangun era baru sepak bola Jerman yang siap kembali berbicara di panggung global.
(sam)







