Esamesta.com, Piala Dunia – Jepang berhasil memastikan langkahnya ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai runner-up Grup F setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia dalam laga pamungkas fase grup di Stadion Dallas, Arlington, Jumat (26/6/2026) pagi WIB. Hasil tersebut membuat Samurai Blue mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan dan finis di posisi kedua Grup F. Di babak 32 besar, Jepang akan menghadapi juara Grup C, Brasil.
Sementara itu, Swedia masih menjaga peluang lolos lewat jalur delapan peringkat ketiga terbaik. Viktor Gyokeres dan rekan-rekannya kini mengoleksi empat poin, jumlah yang sama dengan Ekuador dan Bosnia, sehingga sementara berada di papan atas klasemen tim peringkat ketiga terbaik.
Jepang sebagai Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Hasil ini juga membuat Jepang bersih dari kekalahan selama fase grup Piala Dunia 2026. Hal ini menegaskan bahwa status Jepang sebagai kuda hitam di Piala Dunia 2026 benar-benar nyata. Menurut Bayu Ajianto, Jepang memiliki kualitas untuk memberi kejutan melawan tim-tim besar.
“Yang paling diwaspadai jelas Jepang, karena mereka sudah membuktikan kualitasnya dengan mampu mengalahkan tim-tim elite,” ucap Bayu Ajianto dalam podcast YouTube Super Taktik Tribunnews di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
“Lalu kalau ditanya tim mana yang berpotensi sebagai kejutan di grup ini ya jelas jawabannya adalah Jepang.”
“Selain kuda hitam, Jepang bisa disebut sebagai tim kejutan di dunia saat ini yang sedang naik kelas,” jelasnya.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal, kedua tim langsung bermain terbuka. Jepang sempat mengancam melalui Daizen Maeda pada menit keenam, namun sang penyerang terpeleset saat hendak memasuki kotak penalti sehingga peluang terbuang.
Swedia merespons lewat Bernhardsson yang memanfaatkan umpan Anton Saletros, tetapi tembakannya masih mampu diamankan Zion Suzuki. Pada menit ke-21, Yasin Ayari mencoba mengirim umpan lambung kepada Alexander Isak, namun bola terlalu deras hingga keluar lapangan.
Petaka kemudian menghampiri Swedia setelah bek Isak Hien mengalami cedera usai berusaha menghalau umpan silang Yukinari Sugawara. Lucas Bergvall masuk menggantikannya, sementara Victor Lindelof kembali mengisi lini pertahanan.
Meski kedua tim saling menekan hingga tambahan waktu lima menit, babak pertama ditutup tanpa gol.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Jepang nyaris membuka keunggulan pada menit ke-53 melalui Daichi Kamada, tetapi gol dianulir karena offside meski penyelamatan Jacob Zetterstrom juga patut mendapat apresiasi.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-56. Ritsu Doan melepaskan umpan terobosan matang yang diselesaikan dengan tenang oleh Daizen Maeda untuk membawa Jepang unggul 1-0. Namun keunggulan itu hanya bertahan enam menit.
Anthony Elanga mencetak gol penyeimbang bagi Swedia pada menit ke-62 melalui sepakan keras dari sisi kiri usai menerima umpan Viktor Gyokeres. Zion Suzuki tak mampu menghalau bola yang meluncur ke sudut gawang.
Setelah skor berubah menjadi 1-1, Swedia terus meningkatkan tekanan. Alexander Isak hampir membalikkan keadaan pada menit ke-65, tetapi Suzuki melakukan penyelamatan gemilang. Peluang emas kembali didapat Swedia melalui situasi bola mati dan sundulan Victor Lindelof serta Lagerbielke, namun belum mampu menemui sasaran.
Jepang juga tetap disiplin menjaga pertahanan hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Susunan Pemain
Jepang (3-4-3)
Zion Suzuki (GK); Ayumu Seko, Ko Itakura, Hiroki Ito; Yukinari Sugawara, Daichi Kamada, Ao Tanaka, Keito Nakamura; Ritsu Doan, Ayase Ueda, Daizen Maeda.
Pelatih: Hajime Moriyasu
Swedia (3-4-1-2)
Jacob Widell Zetterstrom (GK); Gustaf Lagerbielke, Isak Hien, Victor Lindelof; Alexander Bernhardsson, Elliot Stroud, Yasin Ayari, Gabriel Gudmundsson; Anthony Elanga; Viktor Gyokers, Alexander Isak.
Pelatih: Graham Potter
(sam)








Komentar