Prediksi AS vs Belgia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Misi Balas Dendam Setelah 12 Tahun

Esamesta.com, Piala Dunia – Tiket menuju babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi taruhan sengit saat Amerika Serikat (AS) menghadapi Belgia di Stadion Seattle, Selasa (7/7/2026) pukul 07.00 WIB. Laga ini juga menjadi panggung pertemuan ulang antara kedua tim di fase gugur setelah 12 tahun lamanya.

Pertemuan terakhir antara AS dan Belgia terjadi pada Piala Dunia 2014 di Brasil. Saat itu, Belgia berhasil mengalahkan AS dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Laga tersebut juga mencatat rekor 16 penyelamatan ikonik dari kiper AS, Tim Howard, yang menjadi momen penting dalam sejarah sepak bola dunia.

Wajah Baru AS di Bawah Pochettino

Kini, AS berada di bawah komando pelatih berpengalaman Mauricio Pochettino. Tim berjuluk Stars and Stripes ini melangkah ke fase gugur dengan meyakinkan sebagai juara Grup D, sebelum akhirnya mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 di babak 32 besar.

Baca Juga :  10 Pemain Sepak Bola yang Tidak Akur, Arsenal Paling Banyak

Kabar baik datang dari kubu AS setelah sanksi kartu merah penyerang andalan mereka, Folarin Balogun, resmi dibatalkan. Kembalinya Balogun di lini depan menjadi suntikan amunisi berharga bagi ambisi AS untuk mengamankan tiket perempat final pertama mereka sejak Piala Dunia 2002.

“Saya sangat menghormati Belgia. Mereka adalah salah satu tim yang berpeluang menjuarai Piala Dunia. Saya berharap kami bisa menampilkan permainan yang berbeda dan meraih hasil yang berbeda pula,” ujar Pochettino, berkaca pada kekalahan 2-5 dari Belgia dalam laga uji coba di Atlanta, Maret lalu.

Mental Baja Generasi Baru Belgia

Di kubu seberang, Belgia yang dilatih oleh Rudi Garcia lolos ke babak gugur dengan status juara Grup G. The Red Devils melaju ke babak 16 besar setelah mencatatkan kemenangan comeback dramatis 3-2 atas Senegal lewat babak tambahan waktu, setelah sempat tertinggal dua gol hingga tujuh menit menjelang waktu normal berakhir.

Baca Juga :  Ngeri! Saat Sepatu Wilfried Singo Mendarat di Wajah Donnarumma

Meskipun mulai bertransisi ke generasi baru, Belgia terbukti masih sangat bertaji berkat kepemimpinan para pemain senior seperti Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, Axel Witsel, serta sang kapten Youri Tielemans dan Romelu Lukaku yang menjadi pahlawan di laga sebelumnya.

“Kami adalah tim yang lebih muda dibandingkan Piala Dunia sebelumnya. Ini era baru, meski masih ada beberapa pemain dari Golden Generation,” ungkap penjaga gawang Thibaut Courtois.

Menanggapi kembalinya Balogun di skuad AS, pelatih Rudi Garcia menegaskan hal tersebut tidak akan mengubah peta strategi timnya. “Kami fokus kepada pertandingan dan tim kami sendiri. Kehadiran Balogun tidak mengubah apa pun. Kami hanya harus bermain lebih konsisten sepanjang laga,” tegas Garcia.

Baca Juga :  Jadwal Super League 2025/2026 Pekan ke-12: Malut United dan Persib Libur, Derbi Mataram Hadir di Solo

Catatan Pertemuan (Head-to-Head)

Secara historis, AS sempat menumbangkan Belgia dengan skor 3-0 pada pertemuan pertama mereka di Piala Dunia edisi perdana tahun 1930. Namun sejak saat itu, Belgia mendominasi dan tidak pernah lagi menyentuh kekalahan atas AS di laga resmi maupun persahabatan.

Apakah kolektivitas skuad muda Amerika Serikat mampu membalaskan dendam masa lalu, ataukah mentalitas juara dan sisa kejayaan Golden Generation Belgia yang akan kembali melenggang ke babak 8 besar untuk keempat kalinya sepanjang sejarah? (sam)

Komentar