Apa yang Harus Dikonsumsi Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Esamesta.com, Kesehatan – Makan sebelum berolahraga memiliki beberapa alasan penting yang perlu dipertimbangkan. Pertama, makanan memberikan energi yang diperlukan oleh tubuh selama aktivitas fisik. Energi ini berasal dari karbohidrat, yang menjadi sumber utama energi selama berolahraga. Dengan mengonsumsi makanan sebelum olahraga, kamu dapat meningkatkan daya tahan dan kinerja, serta mengurangi risiko penipisan energi.

Selain itu, makanan juga membantu meningkatkan kinerja tubuh selama aktivitas fisik. Bahan bakar yang cukup memungkinkan tubuh bekerja lebih efektif. Tidak hanya itu, makanan juga berperan dalam proses pemulihan. Mengonsumsi camilan kaya karbohidrat sebelum dan sesudah berolahraga dapat membantu memulai proses pemulihan otot dan energi.

Apa yang Harus Dimakan Sebelum Berolahraga?

Untuk mendapatkan hasil optimal saat berolahraga, disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat dan sedikit kafein sekitar 30 menit sebelum latihan. Dylan Davies, ahli gizi bersertifikat, merekomendasikan kombinasi karbohidrat dan protein dalam camilan sebelum latihan. Contohnya adalah protein shake tinggi karbohidrat yang terdiri dari satu pisang, Greek yoghurt tanpa lemak, beri, susu almond, dan isolat protein whey. Campuran ini menghasilkan shake dengan kurang lebih 300 kalori, 40 gram protein, dan 65 gram karbohidrat.

Baca Juga :  5 Manfaat Olahraga Rutin untuk Kesehatan Mental

Selain itu, pilihan lain yang baik termasuk buah, kue beras dengan irisan daging, roti panggang serta putih telur, atau protein bar untuk mereka yang sedang bepergian. Penting untuk tetap mengonsumsi makanan yang sudah dikenal dan tidak menyebabkan ketidaknyamanan selama berolahraga.

Hindari Makanan Tinggi Lemak

Makanan tinggi lemak seperti gorengan, makanan pedas, dan produk susu berlemak penuh sebaiknya dihindari sebelum berolahraga. Makanan ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan selama latihan. Sebaliknya, pilihlah karbohidrat dan protein yang lebih mudah dicerna dan lebih baik dalam menyediakan energi.

Baca Juga :  Bahaya Panas untuk Lansia: Kenali dan Lindungi Diri

Makan Sesuai Olahraga yang Dilakukan

Pemilihan makanan sebelum latihan tergantung pada jenis dan durasi olahraga yang dilakukan. Jika sesi latihan lebih lama dan intens seperti lari 10 mil diikuti dengan angkat beban, kamu membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menjaga stamina. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih camilan ringan sebelum latihan agar mudah dicerna untuk latihan intens nantinya.

Namun, untuk latihan yang lebih pendek atau tidak terlalu menuntut, seperti kelas yoga atau peregangan, Davies menyarankan cemilan kecil yang rendah lemak, setengah jam sebelum berolahraga. Proses eksperimen dan evaluasi diperlukan untuk menemukan metode yang terbaik bagi dirimu sendiri.

Haruskah Makan Setelah Berolahraga?

Jika kamu makan camilan ringan sebelum berolahraga dan melakukan latihan yang intens, maka kamu pasti ingin makan setelahnya. Davies menekankan bahwa semua makanan harus seimbang antara protein, karbohidrat, dan lemak. Barrett sependapat, ia mencatat bahwa protein sangat penting untuk membangun dan memperbaiki otot setelah latihan.

Baca Juga :  Dampak Terlalu Banyak Minum Kopi, Wajib Diwaspadai

Untuk latihan intensitas tinggi atau jangka panjang, kamu dapat mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan protein untuk mengisi kembali simpanan glikogen di otot, yang merupakan sumber energi utama selama berolahraga.

Tips Tambahan untuk Olahraga

Beberapa gerakan olahraga yang bisa membantu mengecilkan perut dan paha antara lain adalah latihan kardio, latihan intensitas tinggi, dan latihan fokus pada otot inti. Selain itu, olahraga seperti yoga dan pilates juga efektif dalam membentuk tubuh secara keseluruhan.

Untuk mencegah diabetes saat hamil tua, disarankan untuk melakukan olahraga ringan secara rutin dan menjaga pola makan sehat. Tips promil alami seperti olahraga dan makanan sehat juga bisa menjadi alternatif untuk meningkatkan kesuburan. (del)