Esamesta.com, Piala Dunia – Harry Kane, striker utama Timnas Inggris, memberikan pernyataan setelah timnya ditahan imbang oleh Ghana dalam pertandingan Grup L Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Boston, Amerika Serikat, pada Rabu (24/6/2026) waktu Indonesia. Meski menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, Timnas Inggris gagal memetik kemenangan dan harus puas dengan skor imbang tanpa gol.
Satu poin yang diraih pagi ini masih menjaga posisi Timnas Inggris di puncak Grup L dengan empat poin. Untuk mengunci status sebagai juara grup L, Harry Kane dan rekan-rekannya harus meraih kemenangan atas Panama pada Minggu (28/6/2026) waktu Indonesia.
Di sisi lain, Harry Kane tidak berhasil melanjutkan tren positifnya sebagai penyerang tajam di Piala Dunia 2026. Pada laga pembuka melawan Kroasia, ia berhasil mencetak dua gol. Namun, di laga melawan Ghana, penyelesaian akhirnya selalu mentah dan gagal membuahkan gol kemenangan.
Kane menilai timnya kesulitan memecah barisan pertahanan Ghana yang sangat rapat sepanjang laga. Ia mengatakan, “Saya tidak begitu yakin soal itu. Saya tidak tahu apa maksudnya. Sejujurnya, semua orang cukup tenang saat jeda pertandingan.”
“Kami hanya perlu sedikit lebih sabar dan kami harus mengoper bola sedikit lebih cepat.”
“Saat Anda bermain melawan tim-tim ini, mereka melakukan segala cara untuk memperlambat permainan, mendapatkan pelanggaran, dan mengulur waktu…”
“Ya sudahlah. Kami menghadapi lawan yang tangguh seperti ini, baik untuk klub maupun negara.”
“Bagi kami sekarang, kami akan terus maju dan mudah-mudahan menyelesaikan fase grup dengan kemenangan pada hari Sabtu,” ujarnya.
Harry Kane kecewa berat karena gagal membawa Timnas Inggris menang atas wakil Afrika di Boston. Namun, striker Bayern Munchen tersebut ingin segera memperbaiki diri demi meraih tiga poin pada laga pamungkas.
“Jelas kami ingin memenangkan pertandingan ini. Kami berharap untuk memenangkan pertandingan ini, tetapi kami akan menghadapi tim yang bagus. Terstruktur dengan baik, sangat berbahaya dalam serangan balik. Jadi, ini tidak pernah mudah, kami bermain di Piala Dunia,” ujar striker 32 tahun tersebut.
“Anda harus memperkirakan lawan akan berjuang mati-matian dan membela diri dengan segala yang mereka miliki, dan itulah yang mereka lakukan.”
“Menurut saya, kami mengendalikan permainan dengan baik. Kami banyak menguasai bola.”
“Ada beberapa momen dalam pertandingan di mana kami bisa bermain lebih tajam, lebih baik, tetapi terutama menjelang 20 menit terakhir, saat mereka mulai kelelahan dan pemain pengganti masuk, kami terlihat lebih berbahaya dan memiliki beberapa umpan silang.”
“Kami memiliki beberapa peluang setengah matang dan jelas. Saya memiliki peluang besar. Nico (O’Reilly) membentur tiang gawang. Jadi, skor bisa saja berakhir 1-0 di sini dan kami mendapatkan enam poin dan semua orang sangat senang. Pada akhirnya, ini adalah satu poin.”
“Situasinya tidak banyak berubah bagi kami di babak penyisihan grup. Jadi kami hanya menantikan pertandingan berikutnya untuk mencoba meraih tujuh poin,” katanya.
Di atas kertas, Timnas Inggris berpeluang besar menggulung Panama pada laga pamungkas Grup L. Dalam pertemuan terakhir di Piala Dunia 2018, The Three Lions menang telak 6-1 atas Panama. Meski begitu, Harry Kane dan kolega tetap harus waspada dengan Panama yang tampil tanpa beban usai dipastikan tersingkir dari gelaran Piala Dunia 2026. (sam)








Komentar