Padel Masuk Asian Games 2026

Esamesta.com – Olahraga padel akhirnya resmi menjadi bagian dari ajang Asian Games 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Keputusan ini diumumkan oleh Olympic Council of Asia (OCA) melalui kerja sama dengan International Federation of Padel (FIP) dan Padel Asia. Pengakuan ini menandai langkah penting bagi perkembangan olahraga yang kini semakin diminati di berbagai belahan dunia.

Sebelumnya, padel telah berhasil masuk dalam European Games 2023 dan South American Games 2022, menunjukkan tren global yang semakin kuat. Dengan penambahan cabang olahraga ini di Asian Games 2026, padel kini resmi diakui di tiga benua utama, yaitu Eropa, Amerika Selatan, dan Asia.

Pengakuan Resmi dari OCA

Pengumuman bersejarah ini dilakukan langsung di markas besar OCA di Kuwait City, bertepatan dengan ajang FIP World Cup Pairs. Dalam pernyataan resminya, OCA menyatakan bahwa olahraga padel kini menjadi cabang resmi dalam beberapa event olahraga Asia yang akan datang.

Beberapa ajang yang akan memasukkan padel antara lain:

  • Asian Beach Games 2026 di Sanya, China (22–30 April 2026)
  • Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang (19 September – 4 Oktober 2026)
Baca Juga :  MotoGP Thailand 2024, Penentuan Gelar Juara Dunia

Langkah ini tidak hanya menegaskan posisi padel sebagai olahraga yang sedang naik daun, tetapi juga menandai babak baru dalam ekspansi globalnya. Dengan pengakuan ini, padel kini memiliki peluang lebih besar untuk menjadi bagian dari Olimpiade di masa depan.

Tanggapan dari Para Tokoh

Presiden FIP, Luigi Carraro, menyebut keputusan OCA sebagai momen bersejarah bagi seluruh komunitas padel dunia. “Melihat padel diakui oleh Olympic Council of Asia adalah sebuah kehormatan besar. Ini menunjukkan betapa globalnya olahraga kami. Setelah Eropa, Amerika Selatan, dan Mediterania, kini Asia membuka pintunya,” ujarnya.

Dr. Husain AHZ Al-Musallam, Direktur Jenderal OCA, menegaskan bahwa padel selaras dengan nilai-nilai Olimpiade. “Padel sepenuhnya mencerminkan semangat persahabatan, rasa hormat, dan keunggulan. Energi serta popularitasnya yang terus meningkat di Asia menjadikannya olahraga masa depan,” katanya.

Baca Juga :  Rizki Juniansyah Pecahkan Rekor Dunia, Raih Dua Emas di Kejuaraan Dunia IWF 2025!

Sementara itu, Tariq Zainal, Presiden Padel Asia, menyebut pengakuan ini sebagai titik balik bersejarah. “Ini akan menjadi ajang luar biasa bagi para atlet kami. Asia kini menjadi pusat penting dalam pengembangan global padel,” ujarnya.

Asia sebagai Pusat Pertumbuhan Baru

Benua Asia kini menjadi salah satu motor utama perkembangan olahraga padel dunia. Data terbaru menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 4.600 lapangan padel di 1.700 klub yang tersebar di 30 negara Asia. Organisasi Padel Asia yang baru dibentuk berhasil memperkuat tata kelola olahraga ini, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan memperluas jangkauan kompetisi.

Beberapa turnamen besar telah berlangsung di kawasan ini, seperti:

  • Copa Asiática FIP
  • Kejuaraan Dunia FIP di Doha dan Dubai
  • 24 turnamen Cupra FIP Tour
  • 3 ajang Premier Padel
  • 8 turnamen FIP Promises yang akan digelar sepanjang 2024

Dengan perkembangan yang begitu cepat, Asia kini diakui sebagai salah satu wilayah paling aktif dalam memajukan olahraga padel.

Baca Juga :  MUI dan Gubernur DKI Tolak Atlet Israel Ikut Kejuaraan Dunia Senam Artistik – Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Popularitas yang Terus Meningkat

Popularitas olahraga padel meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena kemampuannya memadukan unsur sosial dan kompetitif. Padel dimainkan di lapangan tertutup dengan dinding kaca, menggabungkan elemen tenis dan squash, menjadikannya lebih dinamis dan mudah diikuti oleh berbagai kalangan usia.

Menurut data FIP, kini sudah ada hampir 100 federasi nasional yang tergabung di seluruh dunia. Fenomena ini juga didorong oleh kehadiran 35 juta pemain aktif dan 80 ribu lapangan padel di berbagai belahan dunia. Dengan pertumbuhan eksponensial tersebut, tak heran jika padel disebut-sebut sebagai olahraga masa depan yang potensial menjadi bagian dari Olimpiade 2032 atau 2036.

Masuknya olahraga padel ke dalam Asian Games 2026 menandai babak baru dalam perjalanan panjangnya menuju pengakuan global. Kini, dunia hanya tinggal menunggu satu hal lagi yakni kapan padel akhirnya berdiri sejajar dengan cabang olahraga Olimpiade lainnya di panggung tertinggi dunia. (del)